RR DIAN TRISTIANA


Thing That Never Change is Changes

STIGMA (2)

stigma ada ketika empat komponen berikut yang saling bergabung (Mahajan et al., 2008):

 a. Labeling

 Label adalah sesuatu yang ditempelkan pada kelompok tertentu sebagai identitas karena adanya perbedaan yang berarti secara sosial label akan menghubungkan seseorang dengan sekumpulan karakteristik yang tidak diinginkan yang kemudian membentuk stereotype (Link and Phelan, 2001). Istilah labeling merupakan pemberian label kepada seseorang atau kelompok atas ciri-ciri yang melekat pada dirinya. Ciri tersebut dapat berasal dari ciri fisik yang menonjol, penyakit menetap yang diderita, karakter seseorang, orientas seksual, ciri kolektif ras, etnik dan golongan (Roman and Trice, 2000).

Teori labeling mengatakan bahwa makin sering dan makin banyak orang yang memberikan label kepadanya, orang atau kelompok tersebut akan menyerupai bahkan dapat menjelma menjadi label yang diberikan kepadanya. Menurut Edwin M Lemert, ketika label negatif diterapkan begitu terbuka dan begitu kuat maka label tersebut akan menjadi bagian dari identitas orang atau kelompok tersebut (Cullen and Wilcox, 2010).

 

b.Stereotyping

 Stereotyping adalah menghubungkan perbedaan orang atau kelompok tertentu dengan atribut negatif (Link and Phelan, 2001). Stereotipe dapat berupa prasangka positif dan juga negatif, dan kadang dijadikan alasan untuk melakukan tindakan diskriminatif (Robbins, 2010). Stereotipe tidak hanya mencerminkan kepercayaan tentang karakteristik anggota kelompok tertentu tetapi juga informasi tentang kualitas lain seperti peran sosial, tingkat kesamaan, dan pengaruh reaksi emosional antar anggota kelompok. Stereotipe menyiratkan informasi tentang penampilan luar dan menghubungkannya dengan perilaku yang mungkin dilakukan oleh seseorang. Misalnya, orang kulit hitam di Amerika identik dengan tindak kriminal (Dovidio et al., 2009).

 c. Separating dan Status Loss

Orang berlabel ditempatkan dalam kategori yang berbeda untuk mencapai derajat pemisahan antara "kami" dari "mereka" (Mahajan et al., 2008). Pada saat yang sama, ketika seseorang yang berlabel percaya bahwa mereka memang berbeda, stereotipe akan dengan mudah terjadi dan secara ekstrim orang tersebut akan merasa sangat berbeda bahkan menganggap dirinya bukan manusia. Sehingga perlakuan yang mengerikan terhadap mereka sangat mungkin terjadi. Konsekuensi dari labeling, stereotype dan separation akan menurunkan status seseorang karena hubungannya dengan karakteristik yang tidak diinginkan (Link and Phelan, 2001).

 

d.Discrimination

 Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan terhadap sesama warga Negara berdasarkan warna kulit, golongan, suku, ekonomi, agama, dan lain sebagainya (Setiawan, 2015). Secara umum diskriminasi dipahami sebagai perilaku bias, yang meliputi tidak hanya tindakan yang secara langsung merugikan kelompok tertentu, tetapi juga menciptakan hubungan yang merugikan dengan kelompok lain (Dovidio et al., 2009). Diskriminasi merupakan konsekuensi dari stigma dan didefinisikan sebagai ketika perbedaan dibuat terhadap seseorang tanpa adanya justifikasi obyektif yang mengakibatkan orang itu diperlakukan tidak adil. ODHA secara sistematis dirugikan karena adanya diskriminasi dalam berbagai cara, termasuk pendapatan, pendidikan, status perumahan, perawatan medis dan kesehatan. Terdapat tiga jenis diskriminasi, yaitu:

 1)      Self Imposed Discrimination: Self Imposed Discrimination terjadi ketika seseorang berpikir bahwa dia akan mendapatkan stereotipe dan takut akan penolakan seolah diskriminasi telah dilakukan padanya.

2)      Individual Discrimination: Diskriminasi individu mengacu kepada diskriminasi secara jelas antara dua orang. Diskriminasi individu terjadi ketika seseorang menunjukkan sikap atau perlakuan yang berbeda kepada ODHA.

 3)      Structural Discrimination: Diskriminasi struktural mengacu kepada akumulasi praktik institusional yang tidak menguntungkan kelompok terstigma. Intitusional bisa merupakan tempat mereka bekerja ataupun tempat dimana mereka melakukan perawatan penyakitnya.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :