RR DIAN TRISTIANA


Thing That Never Change is Changes

Ketidakpatuhan dan upaya peningkatan kepatuhan

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan

          Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan dapat digolongkan menjadi empat bagian menurut Niven (2002) antara lain:

  1. Pemahaman tentang instruksi

Pemahaman seorangpun dapat memahami instruksi jika ia salah paham tentang instruksi yang diberikan padanya. Ley dan Spelman (1967) menemukan  bahwa lebih dari 60% yang diwawancarai setelah bertemu dengan dokter salah mengerti instruksi yang diberikan kepada mereka. Kadang-kadang hal ini disebabkan oleh kegagalan profesional kesehatan dalam memberikan informasi yang lengkap. Penggunaan istilah-istilah medis dan memberikan banyak instruksi yang harus diingat oleh pasien.

  1. Kualitas interaksi

Riset tentang faktor-faktor interpersonal yang mempengaruhi kepatuhan terhadap pengobatan menunjukkan pentingnya sensifitas dokter terhadap komunikasi verbal dan nonverbal pasien dan empati terhadap perasaan pasien akan menghasilkan suatu kepatuhan sehingga akan menghasilkan suatu kepuasan.

  1. Isolasi sosial dan keluarga

Keluarga dapat menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam menentukan keyakinan dan nilai kesehatan individu serta dapat juga menentukan tentang program pengobatan yang dapat mereka terima. Derajat dimana seseorang terisolasi dari pendampingan orang lain, isolasi sosial secara negatif berhubungan dengan kepatuhan (Baekeland & Lundwall, 1975). Anggota-anggota “jaringan sosial” individu sering kali mempengaruhi seseorang dalam mencari pelayanan kesehatan.

  1. Keyakinan, sikap dan kepribadian

Kepribadian secara benar dibedakan antara orang yang patuh dengan yang gagal. Orang-orang yang tidak patuh adalah orang yang lebih mengalami depresi, ansietas, memiliki kekuatan ego yang lebih lemah dan yang kehidupan sosialnya lebih memusatkan perhatian pada dirinya sendiri. Kekuatan ego yang lemah ditandai dengan kekurangan dalam hal pengendalian diri sendiri dan kurangnya penguasaan terhadap lingkungan. Blumenthal (1982) mengatakan bahwa ciri-ciri kepribadian tersebut menyebabkan seseorang cenderung tidak patuh dari program pengobatan.

2.4.4  Strategi Meningkatkan Kepatuhan atau Ketaatan

           Menurut Winnick et al (2005) ketaatan atau kepatuhan pengobatan adalah hal yang tidak penting untuk semua aspek pada seorang anak khususnya pada kesuksesan suatu tindakan, pencegahan penyakit dan promosi kesehatan. Kepatuhan dalam tindakan pengobatan mempunyai beberapa halangan atau rintangan sebagai berikut:

  1. Waktu interaksi dan kelancaran interaksi antara petugas kesehatan dan pasien dan keluarganya.
  2. Karakteristik pasien dan keluarga.
  3. Karakteristik petugas kesehatan.
  4. Faktor pengobatan yang meliputi, durasi, jadwal pengobatan atau kunjungan yang rumit, bentuk pengobatan, dan harga.

            Strategi yang digunakan  untuk meningkatkan kepatuhan atau ketaatan baik pasien ataupun keluarganya pada tindakan pengobatan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan komunikasi antara petugas kesehatan dengan pasien dan keluarga. Pengaturan praktik, managemen waktu, pertanyaan yang spesifik pada pasien atau keluarga, pengetahuan, dan peningkatan ekspresi yang bagus ketika menginterview, semua itu dapat meningkatkan kepatuhan.
  2. Memodifikasi atau menegosiasi pengobatan.
  3. Menegaskan menejemen diri pasien atau keluarga terhadap penyakit.
  4. Meningkatkan kemampuan komunikai yang lebih baik.

 

Faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan:

 1. Pemahaman tentang intruksi. Kebanyakan dari provider kesehatan memberikan penjelasan dengan bahasa medis yang tidak sepenuhnya dipahami pasien. Antisipasinya dengan membuat intruksi tertulis secara jelas dan mudah diinterpretasikan, memberikan informasi tentang pengobatan sebelum hal lain, menjelaskan tentang manfaat dari sebuah treatment, dan intruksi ditulis dalam bahasa umum dan hal penting harus ditekankan, misal minum obat harus sampai habis.

2. Kualitas interaksi. Hal ini yang banyak dikritik adalah kurangnya minat dokter dalam menjelaskan suatu penyakit, penggunaan istilah medis yang berlebihan, kurangnya empati, dan tidak mendapatkan penyebab dari sakitnya tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan:

1)Lebih ramah

2)Terkadang diselipi dengan perbincangan yang secara tidak langsung atau tidak berhubungan dengan masalah penyakit pasien

3)Menyediakan waktu yang cukup dan tidak tergesa-gesa

4)Menanyakan harapan pasien dan menjawab alasan jika harapan tersebut tidak tercapai

5)Menjawab pertanyaan pasien dengan jelas

6)Isolasi sosial dan keluarga

Keluarga dapat menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam menentukan keyakinan dan menilai kesehatan individu serta dapat juga menentukan program pengobatan yang akan diperoleh pasien.
3. Keyakinan, sikap, dan kepribadian:Keyakinan meliputi seberapa yakin seseorang dalam melakukan tretmen tertentu. Sedangkan kepribadian orang yang ego-nya tinggi, cenderung akan sulit menempatkan diri dalam kelompok sosial, sehingga kebanyakan pasien akan menghentikan pengobatan.

 Adapun cara mengurangi ketidakpatuhan (Niven, 1994) adalah sebagai berikut:

 1. Menjelaskan tujuan dari kepatuhan, dengan menjelaskan manfaat dari treatment yang akan dijalankan,

 2. Menjadikan perilaku tersebut sebagai suatu kebiasaan,

 3. Mengontrol sendiri perilaku pada diri sendiri dengan hal yang positif

 4. Meningkatkan dukungan sosial dalam bentuk emosional dari anggota keluarga dan teman

 5. Dukungan dari provider kesehatan

 6. Mengedukasi pasien dengan hal yang positif melalui berbagai media

 7. Akomodasi

 8. Modifikasi faktor lingkungan dan sosial, yaitu membangun dukungan sosial dari keluarga dan teman

 9. Perubahan model terapi

 10. Meningkatkan interaksi provider kesehatan dengan pasien

 


1. Bert

pada : 19 May 2017

"We're a group of volunteers and opening a new scheme in our community.
Your website offered us with valuable info to work on. You've done a formidable
job and our entire neighborhood shall be thankful to you."


2. Claribel

pada : 20 May 2017

"Hey very nice website!! Man .. Beautiful .. Wonderful ..
I'll bookmark your site and take the feeds additionally?
I'm satisfied to seek out numerous helpful information right
here in the post, we'd like develop more techniques on this regard, thank you for sharing.
. . . . ."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :