RR DIAN TRISTIANA


Thing That Never Change is Changes

Memahami Konsep Sehat Jiwa dan Sakit Jiwa (1)

Saat kita membicarakan tentang apa itu jiwa, pikiran kita akan otomatis mendeskripsikannya sebagai “sesuatu” yang tidak tampak, non materi, magis dan sebagainya. Lalu bagaimana kita bisa mengetahui, mempelajari “sesuatu” yang tidak terlihat tersebut?. Sebelum menjawab pertanyaan ini kita harus mengetahui apa pengertian dari jiwa.  Manusia merupakan makhluk yang terdiri dari fisik dan non fisik. Menurut KBBI jiwa merupakan roh manusia (yang ada di dalam tubuh dan menyebabkan seseorang hidup); nyawa; 2 seluruh kehidupan batin manusia (yang terjadi dari perasaan, pikiran, angan-angan, dan sebagainya). Jiwa merupakan bagian non fisik dari manusia. Karena sifatnya yang non fisik maka jiwa tidak bisa dilihat dengan mata langsung namun termanifestasi dalam perilaku manusia. Dari perilaku yang ditunjukkan itulah kita bisa mempelajari keadaan jiwa seseorang tersebut.

Kesehatan merupakan hal yang penting. Kondisi sakit akan mengakibatkan penurunan produktivitas manusia. Sehat adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis (WHO, 2014). Kita masih sering menganggap bahwa kondisi sakit adalah adanya gangguan fisik pada seseorang dan tanpa disadari mengabaikan kondisi yang lainnya yaitu jiwa dan sosial. Sama halnya dengan saat kita memikirkan tentang kesehatan jiwa maka otomatis kita mengkaitkannya dengan gangguan jiwa. Hal ini disebabkan rumah sakit jiwa memang difokuskan untuk menangani dan merawat orang dengan gangguan jiwa.

WHO (2014) mendefinisikan kesehatan mental/jiwa sebagai suatu kondisi kesejahteraan dimana individu memahami potensi yang dimiliki, mengatasi stressor di kehidupan sehari-hari, bekerja secara produktif dan mampu berkontribusi di lingkungannya. Dari definisi tersebut, kesehatan jiwa memiliki dua kunci utama yaitu individu dan hubungan sosial. Kita akan dihadapkan dengan istilah seperti sakit jiwa atau gangguan jiwa, mental ill-health, serta masalah kejiwaan.

Kata mental ill-health/sehat-sakit mental/jiwa digunakan untuk merujuk suatu pandangan atau kondisi masalah yang mengganggu kemampuan kognitif, sosial, dan emosional seseorang. Kata ini mendasari munculnya kata “masalah kesehatan mental” dan “penyakit mental/jiwa”.

continued...

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :