RR DIAN TRISTIANA


Thing That Never Change is Changes

Kesehatan Jiwa


Definisi kesehatan jiwa
       Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sehat adalah keadaan bugar dan nyaman seluruh tubuh dan bagian-bagiannya. Bugar dan nyaman adalah relatif, karena bersifat subjektif sesuai orang yang mendefinisikan dan merasakan.
Seluruh komponen tubuh juga relatif, Komponen tubuh manusia bukan hanya fisik, melainkan juga psikologis dan lingkungan sosial bahkan spiritual. Jiwa adalah unsur manusia yang bersifat nonmateri, tetapi fungsi dan manifestasinya sangat terkait pada materi (Yusuf, 2015). Jiwa adalah perasaan, pikiran dan kemauan seseorang yang tampak dari perilakunya sehari-hari (Martono, 2008).
          Kesehatan jiwa adalah perasaan sehat dan bahagia, dapat menerima orang lain sebagaimana adanya, mempunyai sikap positif terhadap diri sendiri, orang lain serta mampu mengatasi tantangan kehidupan (Martono, 2008). Kesehatan jiwa adalah bagian integral dari kesehatan dan merupakan kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, mental dan sosial individu secara optimal dan selaras dengan perkembangan orang lain (Efendi & Makhfudli, 2009).

Kriteria sehat jiwa
         Jiwa yang sehat sulit didefinisikan dengan tepat. Meskipun demikian, ada beberapa indikator untuk menilai kesehatan jiwa. Karl Menninger mendefinisikan orang yang sehat jiwanya adalah orang yang mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri pada lingkungan, serta berintegrasi dan berinteraksi dengan baik, tepat, dan bahagia. Michael Kirk Patrick mendefinisikan orang yang sehat jiwa adalah orang yang bebas dari gejala gangguan psikis, serta dapat berfungsi optimal sesuai apa yang ada padanya (Yusuf, 2015).
         WHO pada tahun 2008 menjelaskan kriteria orang yang sehat jiwanya adalah orang yang dapat melakukan hal berikut (Yusuf, 2015):
1. Menyesuaikan diri secara konstruktif pada kenyataan, meskipun kenyataan itu buruk.
2. Merasa bebas secara relatif dari ketegangan dan kecemasan.
3. Memperoleh kepuasan dari usahanya atau perjuangan hidupnya.
4. Merasa lebih puas untuk memberi dari pada menerima.
5. Berhubungan dengan orang lain secara tolong-menolong dan saling memuaskan.
6. Mempunyai daya kasih sayang yang besar.
7. Menerima kekecewaan untuk digunakan sebagai pelajaran di kemudian hari.
8. Mengarahkan rasa permusuhan pada penyelesaian yang kreatif dan konstruktif.

Rentang sehat – sakit jiwa

Respons Adaptif

Sehat Jiwa
1. Pikiran logis
2. Persepsi akurat
3. Emosi konsisten
4. Perilaku sesuai
5. Hubungan sosial memuaskan

------------------

Masalah Psikososial
1. Pikiran kadang menyimpang
2. Ilusi
3. Reaksi emosional
4. Perilaku kadang tidak sesuai
5. Menarik diri

Respons Maladaptif

Gangguan Jiwa
1. Waham
2. Halusinasi
3. Ketidakmampuan mengendalikan emosi
4. Ketidakteraturan
5. Isolasi sosial

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :