RR DIAN TRISTIANA


Thing That Never Change is Changes

Pemilihan desain dan Analisis C

Pilihlah satu dari topik di bawah ini, buat pertanyaan penelitian, pilih desain, teknik sampling, teknik pengambilan data dan analisis data, serta kemukakan alasan Anda dalam pemilihan tersebut:

1. kesehatan untuk masyarakat miskin

2. hukum dan keperawatan

3. penyakit menular di tempat khusus (penjara, pemukiman padat, tempat kerja, dsb)

4. komunikasi antar faskes (fasilitas kesehatan)


1. AHMAD EKO WIBOWO

pada : 24 March 2017

"Ahmad Eko Wibowo/B19 AJ1/131611123012
Topik C: Kesehatan Masyarakat Miskin
Pertanyaan Penelitian: Faktor – faktor apa yang menjadi kendala masyarakat miskin di Kelurahan Karanganyar Kabupaten Jember untuk ikut serta dalam program BPJS Kesehatan?
Desain Penelitian: Kualitatif (case study research), karena membutuhkan penajaman data
Teknik Sampling: Purposive sampling, karena memilih sampel diantara populasi sesuai yang dikehendaki yaitu masyarakat miskin yang memiliki BPJS Kesehatan di Kelurahan Karanganyar Kabupaten Jember
Teknik Pengambilan Data: Observasi dilakukan dengan cara melihat secara langsung pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin di Puskesmas Ambulu dan RSUD dr. Soebandi Jember; wawancara terstruktur dengan mengajukan pertanyaan yang diatur dengan terstruktur (perwakilan masyarakat miskin di Kelurahan Karanganyar Kabupaten Jember, perwakilan petugas fasilitas kesehatan Puskesmas Ambulu, perwakilan petugas fasilitas kesehatan RSUD dr. Soebandi Jember, dan perwakilan petugas BPJS Kesehatan Jember); serta dokumentasi (catatan/dokumen buku panduan program BPJS Kesehatan, data profil Kelurahan Karanganyar tahun 2016, data profil Puskesmas Ambulu tahun 2016, data profil RSUD dr. Soebandi Jember tahun 2016, serta foto saat berlangsungnya pelayanan kesehatan program BPJS Kesehatan di Puskesmas Ambulu dan RSUD dr. Soebandi Jember
Analisa Data: Metode Perbandingan Tetap (Constant Comparative Method), karena dalam analisis data secara tetap membandingkan satu variabel dengan variabel yang lainnya. Serta proses analisa datanya mencakup reduksi data, kategorisasi data, sintesisasi, dan diakhiri dengan menyusun hipotesis kerja

Pertanyaan Penelitian: Apakah ada hubungan antara perilaku caring perawat dengan manajemen regimen terapeutik pasien TB di Poli TB RS Paru Jember?
Desain Penelitian: Survei analitik dengan menggunakan metode cross sectional, karena untuk menggali bagaimana hubungan antar variabel dependent dan independent
Teknik Sampling: Non-probability sampling jenis total sampling, yaitu sampel yang digunakan adalah pasien yang sesuai dengan kriteria inklusi
Teknik Pengambilan Data: Kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas
Analisa Data: Statistik bivariat yaitu chi-square, karena digunakan untuk menguji signifikasi hipotesis serta membandingkan kedua variabel yang dihubungkan berbentuk skala kategori
"


2. AHMAD EKO WIBOWO

pada : 24 March 2017

"Ahmad Eko Wibowo/B19 AJ1/131611123012
Topik C: Kesehatan Masyarakat Miskin
Pertanyaan Penelitian: Faktor – faktor apa yang menjadi kendala masyarakat miskin di Kelurahan Karanganyar Kabupaten Jember untuk ikut serta dalam program BPJS Kesehatan?
Desain Penelitian: Kualitatif (case study research), karena membutuhkan penajaman data
Teknik Sampling: Purposive sampling, karena memilih sampel diantara populasi sesuai yang dikehendaki yaitu masyarakat miskin yang memiliki BPJS Kesehatan di Kelurahan Karanganyar Kabupaten Jember
Teknik Pengambilan Data: Observasi dilakukan dengan cara melihat secara langsung pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin di Puskesmas Ambulu dan RSUD dr. Soebandi Jember; wawancara terstruktur dengan mengajukan pertanyaan yang diatur dengan terstruktur (perwakilan masyarakat miskin di Kelurahan Karanganyar Kabupaten Jember, perwakilan petugas fasilitas kesehatan Puskesmas Ambulu, perwakilan petugas fasilitas kesehatan RSUD dr. Soebandi Jember, dan perwakilan petugas BPJS Kesehatan Jember); serta dokumentasi (catatan/dokumen buku panduan program BPJS Kesehatan, data profil Kelurahan Karanganyar tahun 2016, data profil Puskesmas Ambulu tahun 2016, data profil RSUD dr. Soebandi Jember tahun 2016, serta foto saat berlangsungnya pelayanan kesehatan program BPJS Kesehatan di Puskesmas Ambulu dan RSUD dr. Soebandi Jember
Analisa Data: Metode Perbandingan Tetap (Constant Comparative Method), karena dalam analisis data secara tetap membandingkan satu variabel dengan variabel yang lainnya. Serta proses analisa datanya mencakup reduksi data, kategorisasi data, sintesisasi, dan diakhiri dengan menyusun hipotesis kerja

Pertanyaan Penelitian: Apakah ada hubungan antara perilaku caring perawat dengan manajemen regimen terapeutik pasien TB di Poli TB RS Paru Jember?
Desain Penelitian: Survei analitik dengan menggunakan metode cross sectional, karena untuk menggali bagaimana hubungan antar variabel dependent dan independent
Teknik Sampling: Non-probability sampling jenis total sampling, yaitu sampel yang digunakan adalah pasien yang sesuai dengan kriteria inklusi
Teknik Pengambilan Data: Kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas
Analisa Data: Statistik bivariat yaitu chi-square, karena digunakan untuk menguji signifikasi hipotesis serta membandingkan kedua variabel yang dihubungkan berbentuk skala kategori
"


3. RANI DWI SULISTIAWATI

pada : 25 March 2017

"1. Bagaimana upaya perawat pelaksana dalam meningkatkan komunikasi antar faskes terkait transferring process?
2. Design penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dikarenakan peneliti ingin mendeskripsikan/ memaparkan mengenai fenomena terjadinya keterlambatan dalam transferring process dari faskes tingkat pertama ke tingkat lanjutan
3. Teknik sampling yang dipilih peneliti yakni probability sampling – cluster sampling, hal ini dikarenakan teknik random sampling tidak memungkinkan digunakan karena alasan jarak yang cukup jauh dan juga peneliti tidak mengetahui alamat dari masing-masing populasi secara pasti
4. Teknik pengambilan data yang digunakan peneliti adalah wawancara – tidak terstruktur karena dengan wawancara tidak terstruktur memudahkan peneliti untuk bertanya lebih luas mengenai emosi dan pendapat subyek terhadap fenomena kurangnya komunikasi antar faskes terkait transferring process
5. Teknik analisa data yang digunakan peneliti adalah model teknik analisis data kualitatif Miles dan Huberman yakni penarikan kesimpulan
6. Alasan saya memilih topik ini dikarenakan masih ada kejadian dimana dalam transferring process mengalami suatu hambatan yang disebabkan adanya kesalahan yang dibuat perawat penerima telepon yang akan berganti shift namun tidak menyampaikan bahwa akan ada pasien yang dipindahkan ke fasilitas kesehatan terkait. Hal ini menyebabkan munculnya masalah baru dari pihak yang mengantar pasien."


4. Tuti Kurniati

pada : 26 March 2017

"1.Bagaimanakah pengalaman keluarga dalam merawat kesehatan penderita dengan TB Paru didaerah bantaran kali X,Kota X?
2.Desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggambarkan arti dari pengalaman beberapa orang tentang suatu konsep.
3.Tehnik pengambilan sampel purposive sampling dengan strategi criterion sampling yaitu partisipan memenuhi kriteria tertentu.
4.Tehnik pengumpulan data dengan metode wawancara (tape recorder) dan observasi.
5.Tehnik analisis data dengan deskriptif naratif,sehingga peneliti dapat menyusun hasil wawancara dengan mentranskip hasil rekaman kemudian dapat menjadi hasil analisa."


5. Clara Agustina

pada : 26 March 2017

"KUALITATIF
- Pertanyaan penelitian: Bagaimana implementasi rapat antar Rumah Sakit dengan webinar sebagai upaya efektifitas koordinasi pembahasan sistem rujukan melalui website di Rumah Sakit Jiwa Lawang?
- Desain penelitian: Deskriptif studi kasus, karena penelitian tersebut mencakup pengkajian satu unit penelitian yang dilakukan secara intensif sehingga didapakan gambaran tentang variabel yang diteliti secara jelas dan terperinci.
- Teknik sampling: Probability sampling jenis Stratified random sampling, dimana peneliti akan mengetahui variabel pada populasi yang meupakan hal pentin untuk mencapai sampel yang representatif. Misal, jika ada 20 orang peserta rapat, maka peneliti akan mengelompokkan 5 orang dari direksi, 5 orang dari bagian rekam medis, 5 orang dari bagian humas, dan 5 orang dari bagian IT.
- Teknik pengambilan data: Wawancara tidak terstruktur dengan Forum Group Discussion dengan anggota homogen yaitu peserta rapat dengan webinar tersebut. FGD ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mendalam tentang variabel yang diteliti.
- Analisis data: Content Analysis, yaitu analisis berdasarkan kualitas isi penelitian yaitu implementasi rapat antar Rumah Sakit dengan webinar sebagai upaya efektifitas koordinasi pembahasan sistem rujukan melalui website di Rumah Sakit Jiwa Lawang.
- Alasan: mengetahui apakah implementasi rapat melalui webinar bisa efektif sebagai media koordinasi antar RS.

KUANTITATIF
- Pertanyaan penelitian: Bagaimana hubungan antara metode komunikasi antar RS melalui webinar dengan kesiapan individu pegawai untuk melaksanakan sistem rujukan online melalui website di RSJ Lawang?
- Desain penelitian: Cross Sectional, dimana penelitian bertujuan mengetahui hubungan antar variabel tanpa pemberian intervensi dari peneliti.
- Teknik sampling: Probability sampling jenis Stratified random sampling, dimana peneliti akan mengetahui variabel pada populasi yang meupakan hal penting untuk mencapai sampel yang representatif. Misal, jika ada 20 orang peserta rapat, maka peneliti akan mengelompokkan 5 orang dari direksi, 5 orang dari bagian rekam medis, 5 orang dari bagian humas, dan 5 orang dari bagian IT.
- Teknik pengambilan data: Kuesioner dimana subjek akan menjawab pertanyaan secara tertulis, atau peneliti juga bisa bertanya secara lisan.
- Analisis data: Analisis inferensial / uji signifikansi jenis korelasi pearson karena skala data rasio-interval dan populasi berdistribusi normal.
- Alasan: karena ingin mengetahui apakah ada hubungan antara metode komunikasi antar RS melalui webinar dengan kesiapan individu pegawai untuk melaksanakan sistem rujukan online melalui website di RSJ Lawang.
"


6. Risca Maya Proboandini

pada : 26 March 2017

"1. PENELITIAN KUALITATIF
Topik : Penyakit Menular di Tempat Khusus (Penjara) – Analisis C
 Bagaimanakah upaya pengendalian TB MDR dalam lingkup Lembaga Permasyarakatan?
 Desain penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah menggunakan desain penelitian deskriptif, yang bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan fenomena yang ada mengenai kondisi dan keadaan dari bagaimanakah upaya pengendalian TB MDR yang terdapat di Lembaga Permasyarakatan atau Rutan. Pengambilan akan topik ini dikarenakan Tb merupakan penyakit mudah menular melalui droplet infection dan berdasarkan data dari Kemenkes RI Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (2016) mengemukakan bahwa di Indonesia rata-rata tiap tahunya terdapat 20.000 jiwa yang masuk ke dalam rumah tahanan sedangkan yang keluar sedikit yang menjadikan kondisi ini menjadi over kapasitas, khususnya bila ditambah dengan pengunjung yang rerata berkisar 400-500 orang per tahunnya namun tidak didukung dengan kesesuaian jumlah petugas yang tepat. Selain itu saat ini ditambah dengan semakin banyaknya kasus HIV yang ditemukan di Lapas.
 Teknik sampling yang digunakan disini adalah dengan teknik snowball, yaitu sebuah teknik pengumpulan data dengan menggunakan key informan yang akan berkembang sesuai dengan petunjuknya. Peneliti hanya menentukan dan mengemukakan kriteria sebagai persyaratan menjadi sample.
Alasan memilih mengambil teknik sampling ini karena peneliti ingin menggali lebih dalam dan kompleks dan berdasarkan asas subyek yang menguasai permasalahan, memiliki data, dan bersedia memberikan informasi secara lengkap dan akurat.
 Sedangkan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan wawancara bebas terpimpin, yang merupakan penggabungan dari wawancara terpimpin (terstruktur) dan tidak terstruktur dan juga menggunakan observasi. Peneliti memilih teknik pengumpulan data ini dikarenakan selain mencoba untuk mengekplorasi secara dalam (in depth interview) akan pengendalian TB-MDR juga melihat dari kesesuaian yang ada.
 Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan model Miles dan Huberman yang menerangkan bahwa aktivitas dalam analisis data kualitiatif dilakukan secara terus-menerus dan secara interaktif hingga jenuh dan tuntas. Dan proses ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan conclusion atau kesimpulan. Alasan menggunakan teknik ini adalah lebih memudahkan peneliti dalam menganalisa. Langkah-langkah analisis data menurut Miles dan Huberman:
a. Reduksi data dapat diartikan merangkum, memilah, dan memfokuskan atau memilih hal-ha yang pokok untuk diolah, kemudian dicari tema dan polanya. Dengan proses ini akan memberikan gambaran pada peneliti dan memudahkan untuk pengumpulan data selanjutnya dan mencari bila diperlukan.
b. Penyajian data, Display data dan penyajian data yang paling sering digunakan adalah dalam bentuk narasi namun tetap tidak menutup kemungkinan dapat idsajikan dalam bentuk uraiana singkat, bagan, hubungan antar kategori, flowchart, matriks, ataupun network. Dan bila dilakukan dalam jangka panjang, memiliki hipotesis, kemudian didukung oleh fakta-fakta yang terus didapati maka akan dapat menjadi sebuah grounded theory.
c. Conclusion drawing/ verification
Tahap terakhir adalah penyimpulan.

2. PENELITIAN KUANTITATIF
Topik : Penyakit menular di lingkungan kumuh- analisis C
Angka kejadian diare berulang pada balita
 Bagaimanakah pengaruh FGD dalam TPB (Theory of Planned Behaviour) terhadap peningkatan kesadaran masyarakat sebagai upaya penurunan angka diare berulang pada balita di lingkungan kumuh X?
 Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental dan rancangan penelitian praeksperimental(one-group pra-post test design). Peneliti mengambil desain penelitian eksperimental pra-post test karena untuk mengetahui kondisi sebelum dan sesudah dilakukannya intervensi tersebut. TPB atau theory of planned behavior merupakan teori yang di dalam konsepnya menekankan mengenai sikap, kepercayaan, dan persepsi terhadap kontrol yang dimiliki. Jadi diharapkan selain menggunakan data dasar berupa data prevalensi angka kejadian diare, peneliti juga ingin mengetahui wawasan, sikap, dan behavior dari masyarakat itu sendiri.
 Untuk teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik probability sampling (stratified random sampling) memilih teknik sampling ini dikarenakan selain diyakini dapat mewakili dalam merepresentasikan data dari populasinya juga akan memudahkan untuk FGD selanjutnya. Karena salah satu syarat FGD (Focus Group Discussion) adalah masyarakat yang homogen dan salah satunya dapat dipermudah dengan strata seperti tingkat pendidikan SD, SMP, SMA ataupun lainnya.
Dalam kriteria inklusi pengambilan sampel ini adalah untuk para orang tua yang memiliki anak dengan diare berulang atau riwayat diare berulang, dan komunikatif serta mengerti bahasa Indonesia atau bahasa daerah.
 Sedangkan untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan data primer dan sekunder. Data primer didapat dari masyarakat sendiri sedangkan untuk data sekunder dapat diambil dari paper (laporan angka kejadian diare di wilayah tersebut dan sebagainya).
Untuk teknik pengambilan data, berupa penyebaran quisioner, Focus Group Discussion, dan observasi. Penggunaan quisioner digunakan untuk mengetahui kondisi dari sebelum dan sesudah dilakukannya intervensi dan hal ini dapat sebagai acuan untuk evaluasi pemahaman. FGD digunakan sebagai salah satu intervensi dan juga pengkajian perkembangan dan evaluasi, sedangkan observasi untuk melihat kesesuaian dengan fenomena yang ada dan melihat kondisi lingkungan.
 Untuk analisa data, peneliti menggunakan uji Wilcoxon. Memilih dengan menggunakan uji ini dikarenakan untuk mengetahui adanya pengaruh akan intervensi yang diberikan pada satu kelompok sampel, yakni kelompok warga pada pemukiman kumuh.
"


7. Yohanes Pemandi Doka

pada : 26 March 2017

"Selamat Malam bu....
Pada topik tentang kmunikasi antar faskes, saya menggunakan penelitian kualitatif,yaitu :

1. Pertanyaan Penelitian
Bagaimanakah persepsi perawat terhadap efekstifitas penggunaan Sisten komunikasi daerah dalam mendukung upaya kesehatan di puskesmas ?

2. Desain Penelitian
Menggunakan metode fenomenologi dengan tujuan untuk mendapatkan penjelasan tentang realitas yang ada.

3. Teknik Sampling
Teknik yang digunakan adalah Pusrposive sampling karena diperlukan data yang detail dari responden yang punya kompeten dan kapasitas sehingga informasi yang diberikan jelas.

4. Teknik pengambilan data
Teknik yang digunakan adalah dengan metode wawancara agar narasumber dapat memberikan informasi terhadap masalah yang sedang diteliti.

5. Analisa data
Analisa data dilakukan saat dimulainya peneliti mengumpulkan data hasil wawancara.

Sekian dan saya ucapkan terima kasih.
"


8. Enny Selawaty Boangmanalu

pada : 27 March 2017

"Jenis penelitian: Penelitian Kuantitatif Eksperimental
1. Pertanyaan Penelitian yaitu Bagaimana pengaruh adanya inform consent terhadap pengaduan pasien?
2. Desain penelitian yaitu pengaruh (causal) dengan jenis rancangan Static group comparison design
3. Teknik pengambilan: non probality sample dengan jenis purposive sampling
alasan saya memilih judul ini karena saya tertarik terhadap kasus yang banyak terjadi di masyarakat tentang pengaduan masyarakat yang membawa perawat ke ranah hukum dengan aduan malpraktik. Jika adanya inform consent ini bisa dijadikan bukti legal untuk perlindungan hukum bagi kita sebagai perawat. Sehingga kita mampu membuktikan kita tidak bersalah dan menjalankan tugas sesuai dengan SOP.
"


9. Yohanes Pemandi Doka

pada : 27 March 2017

"Selamat Malam bu....
Pada topik tentang komunikasi antar faskes, saya menggunakan penelitian kualitatif,yaitu :

1. Pertanyaan Penelitian
Bagaimanakah persepsi perawat terhadap efekstifitas penggunaan Sisten komunikasi daerah dalam mendukung upaya kesehatan di puskesmas ?

2. Desain Penelitian
Menggunakan metode fenomenologi dengan tujuan untuk mendapatkan penjelasan tentang realitas yang ada.

3. Teknik Sampling
Teknik yang digunakan adalah Pusrposive sampling karena diperlukan data yang detail dari responden yang punya kompeten dan kapasitas sehingga informasi yang diberikan jelas.

4. Teknik pengambilan data
Teknik yang digunakan adalah dengan metode wawancara agar narasumber dapat memberikan informasi terhadap masalah yang sedang diteliti.

5. Analisa data
Analisa data dilakukan saat dimulainya peneliti mengumpulkan data hasil wawancara.

Sekian dan saya ucapkan terima kasih.
"


10. Friska Novita Woona Haloho

pada : 27 March 2017

"Friska Novita Woona Haloho/AJ1/B19/131611123014
A. PENELITIAN KUALITATIF
Kaitkan dengan bidang kesehatan dengan topic : Penyakit menular di tempat khusus (penjara, pemukiman padat, tempat kerja)
1.Buat pertanyaan penelitian (sesuaikan dengan tujuan khusus)
- Bagaimanakah perilaku supir truk yang berisiko tinggi tertular HIV/AIDS?
- Bagaimanakah karakteristik supir truk yang berisiko tinggi tertular HIV/AIDS?
- Bagaimanakah pemahaman supir truk tentang HIV/AIDS?
2.Pilih desain penelitian yang digunakan dan penjelasannya
Penelitian kualitatif fenomenologi, artinya penelitian yang bertujuan untuk mengamati fenomena yang terjadi dilapangan secara alamiah. Penelitian fenomenologi merupakan pandangan berfikir yang menekankan pada pengalaman-pengalaman manusia dan bagaimana manusia menginterpretasikan pengalamannya. Studi ini secara khusus untuk mendalami fenomena penularan HIV/AIDS pada supir truk melalui perilaku seksual berisiko. Melibatkan berbagai kajian tentang perilaku, karakteristik, dan pemahaman supir truk yang mengarah pada penularan HIV/AIDS.
3.Pilih teknik sampling yang digunakan dan penjelasannya
Purposive sampling, yakni suatu teknik penelitian kualitatif yang memberikan batasan pada responden secara tegas yang sesuai tujuan penelitian. Studi ini menekankan adanya sampel berdasarkan kriteria yang sesuai seperti karakteristik usia sopir, status perkawinan, lama sopir tidak bertemu dengan istri, termasuk juga secara spesifik jangkauan tempat dilakukanya penelitian.
4.Pilih teknik pengambilan data dan penjelasannya
Wawancara , yakni suatu teknik pengambilan data dengan mengajukan pertanyaan yang mencakup permasalah secara luas yang menyangkut kepribadian, perasaan, dan emosi seseorang. Tujuanya untuk menggali emosi dan pendapat dari subjek terhadap suatu masalah penelitian. Studi kualitatif tentang penularan HIV/AIDS pada sopir dilakukan wawancara sopir truk secara mendalam untuk menggali pola perilaku, pengetahuan, dan karakteristiknya. Wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan terbuka sehingga memancing penjabaran jawaban dari responden. Semua wawancara dibuat transkip dan disimpan dalam file teks.
5.Analisa data
Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif menggunakan pendekatan Miles dan Huberman, dimana terdapat tiga teknik analisis data kualitatif yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data yang dilakukan dalam penelitian berupa penajaman, penggolongan, pengarahan , membuang data dari responden supir truk yang tidak diperlukan untuk selanjutnya diorganisasi sehingga kesimpulan akhir dapat diambil. Penyajian data adalah kegiatan yang dilakukan berupan menyusun informasi dari responden sehingga memberi kemungkinan akan adanya penarikan kesimpulan. Bentuk penyajian data yang kualitatif berupa teks naratif hasil wawancara sopir truk tentang perilaku berisiko penularan HIV/AIDS, dapat juga disertai grafik, matriks, jaringan, dan bagan jika diperlukan untuk mendeskripsikan suatu data nilai hasil dari wawancara.
6.Kemukakan alasan dalam memilih topic tersebut diatas
Kasus HIV/AIDS di Indonesia semakin meningkat setiap tahun, baik kualitas maupun kuantitas. Sampai dengan tahun 2010 telah ditemui 24.131 Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dari berbagai kelompok termasuk kelompok berisiko tinggi tertular HIV. Sebagai salah satu kelompok lelaki berisiko tinggi, supir truk sangat rentan tertular HIV/AIDS. Praktek perilaku berisiko tinggi di kalangan supir truk ditambah dengan kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit menular seksual dan HIV/AIDS, menjadikan mereka rentan dan sudah tertular virus HIV. Keadaan ini sangat mengkhawatirkan, karena ketika supir truk telah tertular virus HIV, mereka berpotensi besar untuk menularkannya kepada kelompok masyarakat lainnya baik yang berisiko tinggi maupun tidak. Supir truk merupakan jembatan utama penularan HIV/AIDS antara wanita pekerja seks dengan masyarakat umum.
"


11. Anindita Nayang Safitri

pada : 27 March 2017

"Topik: Penyakit menular di tempat khusus
Pertanyaan: Bagaimana peran masyarakat dalam mengurangi tingkat penularan penyakit muntaber di desa bantaran sungai?
Desain: studi kasus
Teknik sampling: Probability sampling
Teknik pengambilan data: observasi dan kuesioner
Analisis data: analisis diskriptif
Alasan pemilihan karena untuk variable peran lebih cocok menggunakan analisis diskriptif karena lebih mudah untuk menjabarkan data karena data berbentuk khusus namun menyeluruh"


12. Enny Selawaty Boangmanalu

pada : 27 March 2017

"Jenis penelitian: Penelitian Kuantitatif dan Eksperimental
1. Pertanyaan Penelitian yaitu Bagaimana pengaruh adanya inform consent terhadap pengaduan pasien?
2. Desain penelitian yaitu pengaruh (causal) dengan jenis rancangan Static group comparison design
3. Teknik pengambilan non probality sample dengan jenis purposive sampling
alasan saya memilih judul ini karena saya tertarik terhadap kasus yang banyak terjadi di masyarakat tentang pengaduan masyarakat yang membawa perawat ke ranah hukum dengan aduan malpraktik. Jika adanya inform consent ini bisa dijadikan bukti legal untuk perlindungan hukum bagi kita sebagai perawat. Sehingga kita mampu membuktikan kita tidak bersalah dan menjalankan tugas sesuai dengan SOP.
Jenis penelitian: Kualitatif
1. Pertanyaan penelitian yaitu Bagaimanakah pengalaman pasien penderita DM terkontrol terhadap pengaturan diet DM
2. Desain Penelitian Fenomonologis deskriptif, metode in-depth interview
3. Pengambilan sampel non probality dengan jenis purposive sampling
Alasan saya mengambil judul ini karena banyak pasien penderita DM yang tidak memperhatikan diet seimbang untuk mengontrol gula darah mereka. Akibatnya, banyak dari pasien menderita hiperglikemia karena tidak adanya kontrol gula darah dan tidah patuh diet DM.
"


13. Bayu Triantoro

pada : 27 March 2017

"KUANTITATIF
Pertanyaan penelitian,
• Adakah hubungan antara sikap dan perilaku narapidana dalam pencegahan penularan penyakit kulit di dalam Lembaga Pemasyarakatan Lowokwaru Malang?
Desain Penelitian :
• Cross sectional study
Teknik sampling,
• Populasi : seluruh narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Lowokwaru Malang
• Sampel : sebagian narapidana di tiap blok yang menderita penyakit kulit, dengan teknik total sampling
Teknik pengambilan data:
• Menggunakan Kuesioner/Likert.
Analisis data :
• Menggunakan uji Spearman’s Rho.
Alasan anda dalam pemilihan tersebut:
• Penelitian non eksperimental dengan Variable independennya adalah sikap narapidana tentang pencegahan penyakit kulit, dengan kriteria positip dan negatip. Sedangkan variable dependennya adalah perilaku narapidana tentang pencegahan penyakit kulit dengan kriteria baik cukup dan kurang. Maka dengan Uji Spearman’s Rho akan didapatkan hasil apakah ada hubungan apa tidak dengan melihat nilai p. Dan dengan nilai korelasi Spearman dapat menunjukkan kekuatan hubungan apakah positif (kuat) atau lemah.

KUALITATIF
Pertanyaan penelitian,
• Bagaimanakah pandangan penghuni Lembaga Pemasyarakatan Lowokwaru Malang terhadap penderita HIV/AIDS?
Desain Penelitian :
• Deskriptif Kualitatif
Teknik sampling,
• Responden : sebagian penghuni Lembaga Pemasyarakatan Lowokwaru Malang (Warga Binaan dan Petugas Lapas) hingga data jenuh.
Teknik pengambilan data:
• Kuesioner dengan pertanyaan terbuka; meliputi :
a. pikiran dan penilaian responden saat berdekatan dengan penderita HIV/AIDS,
b. perasaan responden saat berdekatan dengan penderita HIV/AIDS,
c. Ciri yang mencolok dari penderita HIV/AIDS,
d. Ciri penderita HIV/AIDS yang membuat responden tidak nyaman,
e. Perilaku responden yang ditunjukan saat berdekatan dengan penderita HIV/AIDS.
Analisis data :
• Analisis mendalam berupa interpretasi antara teori dengan/konsep dengan kenyataan lapangan.
Alasan anda dalam pemilihan tersebut:
• Penelitian kualitatif adalah penelitian yang dianalisis secara deskriptif analitik mendalam dan tidak menggunakan alat bantu perhitungan hasil penelitian seperti SPSS.
"


14. Sindhu Agung Laksono

pada : 27 March 2017

"SINDHU AGUNG LAKSONO/ 131611123043/B19/AJ1
Tema : hukum dan keperawatan
Metodelogi Penelitan Kualitatif
1. “Bagaimana perlindungan hukum terhadap pelayanan asuhan keperawatan?”
2. Desain penelitian deskriptif karena memiliki tujuan untuk memaparkan peristiwa-peristiwa penting, dan lebih menekankan pada data faktual daripada penyimpulan.
3. Nonprobability sampling : Convinence Sampling
Teknik penetapan sampel dengan cara mencari subjek atas dasar hal-hal yang menyenangkan atau mengenakkan peneliti. Subjek yang dijadikan sampel adalah seseorang yang kebetulan dijumpai ditempat dan waktu secara bersamaan saat pengumpulan data.
4. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara terstruktur yaitu dengan membuat daftar pertanyaan yang sudah tersusun sebelum wawancara dan ditanyakan secara urut sehingga peneliti memiliki kontrol pembicaraan sesuai yang di kehendaki oleh peneliti.
5. Analisis data penelitian kualitatif menurut Model spradley karena model spradley tidak terlepas dari keseluruhan proses penelitan terdiri dari pengamatan derskriptif, analisis domain, analisis taksonomi, analisis tema.
6. Alasan dalam pemilihan : ingin mengetahui peran perlindungan hukum dalam melindungi perawat dalam pemberian layanan asuhan keperawatan.
Tema : Penggunaan jaminan kesehatan nasional (BPJS)
Metodelogi Penelitian Kuantitatif
1. “Apakah ada hubungan BPJS terhadap pelayanan UGD di RS Dharma Husada Probolinggo?”
2. Desain Penelitian korelasi yaitu mengkaji hubungan antar variabel. Peneliti mencari, menjelaskan suatu hubungan dan menguji berdasarkan teori yang sudah ada.
3. Nonprobability sampling : purposive sampling
Teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti (tujuan/masalah dalam penelitian), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Teknik pengambilan data dengan cara kuesioner
Peneliti mengumpulkan data secara formal kepada subyek untuk menjawab pertanyaan secara tertulis. Pertanyaan pada kuesioner sudah terstruktur.
5. Analisis data menggunakan Korelasi Spearmen karena yang diukur satu atau dua lebih variabel dan menggunakan skala ordinal berbentuk ranking.
6. Alasan dalam pemilihan karena ingin mengetahui sejauh mana manfaat penggunaan BPJS pada lingkup pelayanan UGD RS Dharma Husada Probolinggo.
"


15. Anindita Nayang Safitri

pada : 27 March 2017

"1. Bagaimana hubungan pendidikan kesehatan dengan metode peer group dengan tingkat pengetahuan tentang penyakit menular seksual pada anggota ikatan gay?
2. desain penelitian: korelasi untuk mengetahui hubungan antara dua variabel (pendidikan kesehatan: peer group dengan tingkat pengetahuan)
3. teknik sampling: simple random sampling karena setiap subjek dalam populasi memiliki hak untuk terpilih dan tidak terpilih. deigunakan teknik simple random sampling karena jumlah angota yang aktif tidak lebih dari 100 orang
4. Kuesioner karena dengan jumlah sampel yang banyak dan sesuai dengan variable yang diukur
5.analisis data: uji statistik sprearman karena variabel yang diujikan jenisnya ordinal"


16. Sumariono Efendi

pada : 28 March 2017

"TOPIK KUALITATIF : KOMUNIKASI ANTAR FASKES (FASILITAS KESEHATAN)
1.Pertanyaan penelitian: bagaimana upaya penyelesaian kesalahpahaman antara fasilitas kesehatan saat melakukan rujukan?
2.Desain penelitian: deskriptif dalam bentuk studi kasus, karena dalam penelitian deskriptif studi kasus dapat mencakup pengkajian satu unit penelitian secara intensif
3.Teknik sampling: simple random sampling, populasinya homogen dan pengambilan sampel dengan menggunakan acak.
4.Teknik pengambilan data: dengan menggunakan wawancara dan observasi, karena wawancara dan observasi sebagai cara untuk pengambilan data dan menilai tindakan yang telah dilakukan karena mampu memberikan pandangan subjektif dan sesuai hasil yang diharapkan dari penelitian itu
5.Analisis data: dengan menggunakan model spreadley, karena dengan analisis data ini tidak terlepas dari keseluruhan proses penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui pengamatan secara deskriptif."


17. Rifa Rindayani Syafitri

pada : 28 March 2017

"B19/AJ2/ 43/ 131611123089
Analisis C Topik No. 2
KUALITATIF
1. Pertanyaan penelitian
Bagaimana peran PPNI terhadap sosialisasi hukum keperawatan pada perawat?
2. Design penelitian
Desain deskriptif karena digunakan untuk memperoleh informasi mengenai status fenomena variabel atau kondisi situasi.
3. Teknik sampling
Purposive sampling karena dibutuhkan sampel yang sesuai kriteria tertentu yang dapat memberikan informasi menurut tujuan penelitian
4. Teknik pengambilan data
Wawancara dan observasi. Dengan wawancara, peneliti bisa mendapatkan data subjektif dari responden yang kemudian diobservasi untuk melihat dan menilai tindakan yang telah dilakukan sesuai hasil yang diharapkan.
5. Analisis data
Analisis deskriptif, karena dibutuhkan analisis bersifat induktif.
6. Alasan dalam pemilihan tersebut
Hukum keperawatan berfungsi untuk memayungi profesi keperawatan, namun apakah perawat mengetahui isi, tujuan dan manfaat hukum keperawatan yang telah disahkan. Oleh karena itu penting mengetahui bagaimana gambaran peran PPNI terhadap sosialisasi hukum keperawatan.
KUANTITATIF
1. Pertanyaan penelitian
Bagaimana pengaruh disahkannya UU keperawatan terhadap kinerja perawat?
2. Design penelitian
Desain penelitian korelasi. Karena penelitian ini dialakukan untuk melihat hubungan diantara dua variabel.
3. Teknik sampling
Random sampling. Karena semua anggota dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel, dan penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data secara general.
4. Teknik pengambilan data
Kuisioner dan observasi. Pada penelitian ini peneliti tahu pasti variabel yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari responden sehingga kuisioner adalah teknik yang efisien. Observasi juga dilakukan untuk menilai hubungan variabel dari segi peneliti.
5. Analisis data
Analisis data statistik deskriptif
6. Alasan dalam pemilihan tersebut
Sebelum disahkannya UU keperawatan, banyak perawat gencar untuk mendorong pemerintah terkait untuk mengesahkannya, namun apakah setelah disahkan UU keperawatan, kinerja perawat dapat berubah menjadi lebih baik ataukah malah memperburuk profesi keperawatan yang dapat berpengaruh pada kinerja perawat.
"


18. Nindhita Dyah Satiti

pada : 28 March 2017

"Nindhita/Aj2B19/42/131611123088
Penelitian kualitatif
1. Bagaimana persepsi masyarakat miskin terhadap tanggung jawab perawat pada pelayanan kesehatan​
2. Design penelitian yang digunakan adalah deskriptif karena penelitian ini bertujuan untuk memaparkan suatu fenomena yang faktual
3. Teknik samping yang digunakan adalah purposive sampling. Peneliti ingin mengambil sampel diantara populasi sesuai kehendak peneliti sehingga sampel dapat mewakili populasi. Sample yaitu masyarakat pengguna Jamkesmas.
4. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara langsung karena diharapkan dapat menggali pendapat dan emosi dari subjek terhadap suatu masalah.
5. Teknik analisa data adalah analisis deskriptif."


19. INTAN CAHYANTI SUGIANTO

pada : 28 March 2017

"Penelitian Kualitatif
1. Bagaimana persepsi masyarakat miskin terhadap kesehatan?
2. Desaign penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif karena bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai praktek budaya kesehatan pada masyarakat miskin.
3. Teknik sampling menggunakan metode PRA ( Participatori Rural Apraisal )
4. Teknik pengambilan data dengan wawancara mendalam dan observasi untuk mengamati serta menilai tindakan yang telah dilakukan
5. Teknik analisa data adalah deskriptif kualitatif

Penelitian Kuantitatif
1. Apakah ada hubungan antara hokum dan keperawatan?
2. Desaign penelitian cross sectional untuk mencari hubungan anatara variable independen (faktor resiko) dengan variable dependen (efek)
3. Teknik sampling non probability sampling dengan pendekatan quota sampling yaitu dengan tidak memilih secara acak melainkan secara kebetulan saja
4. Tenik pegambilan data kuesioner berisi daftar pertanyaan yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dan observasi mengenai aspek hokum dan keperawatan
5. Teknik analisa data dengan analisis univariat dan bivariate. Univariat dilakukan untuk satu variable atau per variable dan bivariate untuk menganalisis hubungan lebih dari dua variable
"


20. Dwiko N. Gunawan

pada : 28 March 2017

"AJ2 B19 / 39 / 131611123085
Penelitian kuantitatif
Topik nomor 3
1. Pertanyaan penelitian, “Bagaimana pengaruh medical check up awal tahanan terhadap tingkat kejadian penyakit menular di Rutan?”
2. Design penelitian menggunakan Study Cohort, karena penelitian ini akan mengamati suatu kelompok tertentu dalam jangka waktu tertentu, Antara kelompok subjek dan kelompok control.
3. Teknik sampling menggunakan teknik Sampling jenuh/sensus karena semua anggota populasi di dalam Rutan digunakan sebagai sample
4. Teknik pengambilan data menggunakan teknik observasi non partisipan terstruktur, karena peneliti tidak terlibat langsung beraktivitas dengan orang-orang yang sedang diamati. Selain itu peneliti mengetahui variable yang akan diukur
5. Teknik analisa data menggunakan metode regresi liniar sederhana, Karen unutk mengetahui arah hubungan antara variable independen dengan variable dependen dan untuk memprediksi nilai variabel dependen apabila terjadi perubahan pada variabel independen.
"


21. OKTAPIANTI

pada : 28 March 2017

"OKTAPIANTI-131611123018-B19-AJ1

Penelitian kuantitatif soal C no. 3
PENYAKIT MENULAR DITEMPAT KHUSUS ( PENJARA, PEMUKIMAN PADAT, TEMPAT KERJA, dsb)
1. Adakah pengaruh kebersihan lingkungan terhadap penularan penyakit pada pemukiman padat?

2. Desain penelitian secara korelasional ( hubungan/asosiasi) yakni mengkaji hubungan kebersihan lingkungan dengan penularan penyakit pada pemukiman padat.

3. Tekhnik samplingnya yaitu Nonprobability sampling : quota sampling (judgement sampling) yakni mengambil seluruh populasi yang ada.

4. Tekhnik pengambilan data dengan :
a. Wawancara mengenai catatan kehidupan (diaries)
Peneliti menanyakan subjek tentang bagaimana kehidupannya terutama tentang menjaga kebersihan lingkungannya.
b. Kuesioner dengan multiple choise
Bertujuan untuk mengetahui seberapa penting subjek menjaga kebersihannya.

5. Analisa data menggunakan analisis data bivariat untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh antara kebersihan lingkungan dan penularan penyakit pada pemukiman padat. Peneliti menggunakan uji chisqueare.

6. Alasan memilih masalah ini adalah kebersihan lingkungan sangat berpengaruh terhadap penularan penyakit. Oleh sebab itu, pada pemukiman yang padat hendaknya lebih ekstra lagi dalam menjaga kebersihan lingkungannya.
"


22. Sindhu Agung Laksono

pada : 28 March 2017

"SINDHU AGUNG LAKSONO/ 131611123043/B19/AJ1
Tema : hukum dan keperawatan
Metodelogi Penelitan Kualitatif
1. “Bagaimana perlindungan hukum terhadap pelayanan asuhan keperawatan?”
2. Desain penelitian deskriptif karena memiliki tujuan untuk memaparkan peristiwa-peristiwa penting, dan lebih menekankan pada data faktual daripada penyimpulan.
3. Nonprobability sampling : Convinence Sampling
Teknik penetapan sampel dengan cara mencari subjek atas dasar hal-hal yang menyenangkan atau mengenakkan peneliti. Subjek yang dijadikan sampel adalah seseorang yang kebetulan dijumpai ditempat dan waktu secara bersamaan saat pengumpulan data.
4. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara terstruktur yaitu dengan membuat daftar pertanyaan yang sudah tersusun sebelum wawancara dan ditanyakan secara urut sehingga peneliti memiliki kontrol pembicaraan sesuai yang di kehendaki oleh peneliti.
5. Analisis data penelitian kualitatif menurut Model spradley karena model spradley tidak terlepas dari keseluruhan proses penelitan terdiri dari pengamatan derskriptif, analisis domain, analisis taksonomi, analisis tema.
6. Alasan dalam pemilihan : ingin mengetahui peran perlindungan hukum dalam melindungi perawat dalam pemberian layanan asuhan keperawatan serta fenomena saat ini yang banyak terjadi kasus hukum terhadap tindakan perawat yang dianggap malpratek.
Tema : Penggunaan jaminan kesehatan nasional (BPJS)
Metodelogi Penelitian Kuantitatif
1. “Apakah ada hubungan BPJS terhadap pelayanan UGD di RS Dharma Husada Probolinggo?”
2. Desain Penelitian korelasi yaitu mengkaji hubungan antar variabel. Peneliti mencari, menjelaskan suatu hubungan dan menguji berdasarkan teori yang sudah ada.
3. Nonprobability sampling : purposive sampling
Teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti (tujuan/masalah dalam penelitian), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Teknik pengambilan data dengan cara kuesioner
Peneliti mengumpulkan data secara formal kepada subyek untuk menjawab pertanyaan secara tertulis. Pertanyaan pada kuesioner sudah terstruktur.
5. Analisis data menggunakan Korelasi Spearmen karena yang diukur satu atau dua lebih variabel dan menggunakan skala ordinal berbentuk ranking.
6. Alasan dalam pemilihan karena ingin mengetahui sejauh mana manfaat penggunaan BPJS pada lingkup pelayanan UGD RS Dharma Husada Probolinggo serta banyaknya pendapat bahwa pengguna BPJS tidak diperlakukan secara baik.
"


23. Yoga Trilintang Pamungkas

pada : 28 March 2017

"Nama : Yoga Trilintang Pamungkas
NIM : 131611123073
Kelas / Angkatan: AJ 2 / B 19
Topik Kualitatif : Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
1. Pertanyaan Penelitian
Bagaimana presepsi masyarakat dengan sosial ekonomi rendah terhadap pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia.
2. Design Penelitian
Penelitian deskriptif karena memaparkan tentang peristiwa penting yang sedang terjadi pada masa kini yaitu terkait dengan pemerataan pelayanan kesehatan. Jenis rancangannya berupa penelitian survey, dimana dengan cara mengumpulkan informasi tentang persepsi masyarakat dengan sosial ekonomi rendah tentang pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia.
3. Teknik Sampling
Stratified random sampling karena objek yang akan diteliti didasarkan pada kedudukan atau strata objek di masyarakat, dimana objek yang diteliti merupakan masyarakat dengan strata sosial ekonomi rendah.
4. Teknik Pengambilan Data
Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi tidak terstruktur dilanjutkan wawancara dengan focus interview, dimana objek yang merupakan masyarakat dengan sosial ekonomi rendah diwawancarai tentang persepsi mereka terhadap pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia.
5. Analisa Data
Model spreadley, dimana model ini menerapkan analisis data yang tidak lepas dari keseluruhan proses penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi secara deskriptif.
Topik Kuantitatif : Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
1. Pertanyaan Penelitian
Bagaimana pengaruh jaminan kesehatan nasional (BPJS) terhadap tingkat kesehatan masyarakat dengan sosial ekonomi rendah di Indonesia.
2. Design Penelitian
Quasi eksperimental design, dimana penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil uji antara pre dan post pada masyarakat dengan sosial ekonomi rendah setelah diberlakukannya jaminan kesehatan nasional (BPJS).
3. Teknik Sampling
Purposive sampling, yaitu dengan memilih sampel yang dikehendaki peneliti, dan data sampel penelitian yang diambil dapat disesuaikan dengan kriteria sampel penelitian.
4. Teknik Pengambilan Data
Observasi terstruktur, dimana objek atau masyarakat dengan sosial ekonomi rendah akan diamati perubahan tingkat kesehatannya dari sebelum hingga sesudah diberlakukannya jaminan kesehatan nasional (BPJS).
5. Analisa Data
Wilcoxon signed rank test, dimana dengan membandingkan variabel dependen dan variabel kontrol pada saat pre dan post intervensi atau sebelum dan sesudah diberlakukannya jaminan kesehatan nasioal (BPJS).
"


24. DEWI FAJARWATI PRIHATININGSIH

pada : 28 March 2017

"Tema : Kesehatan untuk masyarakat miskin
Metodologi Penelitian Kualitatif
1. “Bagaimana gambaran pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin?”
2. Desain penelitian deskriptif karena memiliki tujuan untuk memaparkan peristiwa – peristiwa penting, dan lebih menekankan pada data faktual dari pada penyimpulan.
3. Nonprobability sampling : purposive sampling
Teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti (tujuan / masalah dalam penelitian ), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur karena pengukuran wawancara terstruktur memungkinkan adanya suatu kontrol dari pembicaraan sesuai dengan isi yang diinginkan peneliti. Selain itu juga menggunakan observasi terstruktur, karena peneliti mendefinisikan apa yang akan diobservasi melalui suatu perencanaan yang matang.
5. Analisis data : Analisis Data Model Spradley, karena analisis model spradley meliputi keseluruhan proses penelitian terdiri dari pengamatan deskriptif, analisis domain, analisis taksonomi, dan analisis tema.
6. Alasan dalam pemilihan : karena saat ini pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin masih termasuk rendah dan belum merata.
"


25. DEWI FAJARWATI PRIHATININGSIH

pada : 28 March 2017

"Tema : Kekerasan atau penelantaran lansia
Metodologi Penelitian Kuantitatif
1. “Apakah ada hubungan keluarga dengan ekonomi rendah terhadap penelantaran lansia?”
2. Desain penelitian korelasi, karena dengan korelasi dapat mengkaji hubungan antar variabel dan peneliti dapat menjelaskan suatu hubungan, memperkirakan dan menguji berdasar teori yang ada.
3. Nonprobability sampling : purposive sampling
Teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti (tujuan / masalah dalam penelitian ), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur karena pengukuran wawancara terstruktur memungkinkan adanya suatu kontrol dari pembicaraan sesuai dengan isi yang diinginkan peneliti. Selain itu juga menggunakan kuesioner, karena peneliti mengumpulkan data secara formal kepada subjek untuk menjawab pertanyaan secara tertulis.
5. Analisis data Korelasi Spearmen, karena yang diukur satu atau lebih variabel dan menggunakan skala ordinal berbentuk rangking.
6. Alasan dalam pemilihan : karena banyak kejadian penelantaran lansia disebabkan faktor ekonomi keluarga yang rendah.
"


26. Rini Sartika

pada : 28 March 2017

"Rini Sartika (131611123013 – AJ1 – B19)
Analisis C 2 (Hukum & Keperawatan)
Kualitatif:
1. Bagaimana pendapat perawat mengenai adanya perundang-undangan keperawatan?
2. Desain penelitian : Case Study karena penggunaan desain ini kita dapat mengetahui tentang pendapat para perawat tentang adanya perundang-undangan keperawatan
3. Teknik sampling: probability sampling-simple random sampling agar semua perawat yang diruangan mempunyai peluang yang sama untuk dijadikan sampel penelitian.
4. Teknik pengambilan data: wawancara karena dengan bertanya dan bertatap muka langsung kita dapat mengetahui secara langsung pendapat, kritik san saran yang diberikan perawat untuk undang-undang keperawatan.
5. Analisis data: analisis data model spradley – analisis domain karena diperoleh dari pengamatan beserta wawancara
6. Alasan memilih karena undang-undang keperawatan sedang tren untuk diperbincangkan.

Kuantitatif
1. Pengaruh undang-undang keperawatan terhadap kinerja perawat diruangan
2. Desin penelitian : desain deskriptif karena ditujukan untuk memperoleh gambaran perihan suatu kenyataan yang ada dengan peraturan yang ada.
3. Teknik sampling : probability sampling – simple random sampling agar semua perawat yang diruangan mempunyai peluang yang sama untuk dijadikan sample penelitian.
4. Teknik pengambilan data : wawancara dan observasi karena dengan wawancara kita bisa mengetahui pendapat perawat dan observasi untuk mengobservasi kenyataan dengan aturan yang berlaku/perundang-undangan
5. Analisis Data : wicoxon.
6. Alasan memilih karena melihat adakah pengaruh adanya undang-undang keperawatan diruang perawatan.
"


27. Maria Wahyu M. P.

pada : 29 March 2017

"Topik: Kesehatan untuk masyarakat miskin
Penelitian Kuantitatif
1. Pertanyaan penelitian: apakah ada hubungan antara pengetahuan masyarakat tentang penggunaan air bersih dengan perilaku “Mandi Cuci Kakus (MCK)” di sungai di Desa Sukomaju?
2. Desain penelitian: cross sectional
Alasan: karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara faktor-faktor risiko dengan faktor efek.
3. Teknik sampling:stratified random sampling?
Alasan: karena populasi terdiri dari beberapa tingkatan umur yang dapat mempengaruhi pengetahuan seseorang, umur dibagi dalam kategori anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia.
4. Teknik pengambilan data: kuesioner
5. Analisis data: deskriptif analitik
Alasan: tujuan penelitian untuk menganalisa sebuah data dengan mendeskripsikan atau menggambarkan data-data yang telah dikumpulkan seadanya tanpa ada maksud membuat generalisasi dari hasil penelitian.
"


28. Hermansyah

pada : 29 March 2017

"Hermansyah
131611123045
B19 Aj1

Penelitian Kualitatif
Topik : komunikasi antara fasilitas kesehatan
1. Apa strategi yang dipakai kepala dinas kesehatan kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk meningkatkan komunikasi yang efektif antara fasilitas kesehatan binaannya?
2. Desain penelitian deskriftif, bertujuan untuk memperoleh informasi apa adanya.
3. Teknik sampling purposive sampling, karena informan yang dituju harus memenuhi ciri, sifat, dan karakteristik tertentu.
4. Teknik pengambilan data dengan wawancara, karena dengan tatap muka lebih mudah mengklarifikasi.
5. Teknik analisa data narative analysis.

Penelitian kuantitatif
Topik : komunikasi antara fasilitas kesehatan.
1. Bagaimana pengaruh kebijakan BPJS mengenai mekanisme rujukan pasien terhadap kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Loksado?
2. Desain menggunakan desain penelitian non-eksperimental, dimana penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel terhadap variabel lain tanpa adanya perlakuan dari peneliti.
3. Teknik sampling. Probability random sampling, setiap unit populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi sampel.
4. Teknik pengambilan data dengan kuesioner, karena dengan kuesioner lebih mudah mengumpulkan data.
5. Teknik analisa data menggunakan uji regresi linear."


29. Robeta Lintang Dwiwardani

pada : 29 March 2017

"Robeta Lintang Dwiwardani/131611123044/B19/AJ1
Topik no. 3: penyakit menular di tempat khusus (penjara, pemukiman padat, tempat kerja, dsb)
1. Pertanyaan penelitian:
Bagaimanakah peran petugas kesehatan terhadap pencegahan penularan TBC pada narapidana di lapas?
2. Desain:
Case study atau studi kasus, dimana peneliti fokus pada satu fenomena saja dan ingin memahami secara mendalam yaitu peran aktif petugas kesehatan terhadap pencegahan penularan TBC di lapas, serta penelitian ini dilakukan pada kelompok yang memiliki kekhususan yaitu narapidana yang menderita TBC di lapas.
3. Teknik sampling:
Untuk penelitian ini, lebih cocok menggunakan purposive sampling, yakni suatu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel di antara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Teknik pengambilan data:
Interview terpimpin, yaitu interview yang dilakukan oleh pewawancara dengan membawa sederetan pertanyaan lengkap dan terperinci, dimana dimaksudkan supaya pertanyaan menjadi fokus pada masalah. Kemudian ditambah dengan observasi partisipatif, yaitu metode pengumpulan data yang digunakan untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan pengindraan dimana observer atau peneliti benar-benar terlibat dalam keseharian responden.
5. Analisa data:
Menggunakan model Spradley yaitu teknik analisa data yang disesuaikan dengan tahapan dalam penelitian. Adapun keseluruhan proses penelitian terdiri atas : Pengamatan deskriptif, analisis domein, pengamatan terfokus, analisis taksonomi, pengamatan terpilih, analisis komponensial, dan diakhiri dengan analisis tema. Sehingga menggunakan model ini memanfaatkan adanya hubungan semantik yaitu sewaktu menyelenggarakan ‘pengamatan deskriptif’ seluruh hubungan biasanya teridentifikasi.

"


30. Lilik Umaroh

pada : 29 March 2017

"Topik : Hukum dan keperawatan
Penelitihan kwalitatif
1.Pertanyaan : Bagaimana pengetahuan perawat tentang hukum yang mengatur praktek keperawatan?
2.Desain penelitihan deskriptif karena mnggambarkan fenomena tentang pengetahuan perawat terhadap hukum yang mengatur praktek keperawatan dan tidak ada intervensi dalam penelitihan.
3.Tehnik sampling menggunakan non probability sampling: purposive sampling karena tehnik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai yang dikehendaki peneliti.
4.Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur yaitu dengan membuat daftar pertanyaan yang sudah tersusun sebelum wawancara dan ditanyakan secara urut sehingga peneliti memiliki kontrol pembicaraan sesuai yang dikehendaki oleh peneliti
5.Analisis data menggunakan model spradley karena tidak terlepas dari keseluruhan prose penelitihan terdiri dari pengamatan deskriptif, analisis domain, analisis taksonomi,analisis tema
6.Alasan dalam penelitihan yaitu ingin mengetahui pengetahuan perawat terhadap hukum yang mengatur praktek keperawatan sehingga perawat dapat melakukan praktek keperawatn sesuai dengan aturan hukum.
"


31. Robeta Lintang Dwiwardani

pada : 29 March 2017

"Robeta Lintang Dwiwardani/131611123044/B19/AJ1
Topik no. 3: penyakit menular di tempat khusus (penjara, pemukiman padat, tempat kerja, dsb)
1. Pertanyaan penelitian:
Bagaimanakah peran petugas kesehatan terhadap pencegahan penularan TBC pada narapidana di lapas?
2. Desain:
Case study atau studi kasus, dimana peneliti fokus pada satu fenomena saja dan ingin memahami secara mendalam yaitu peran aktif petugas kesehatan terhadap pencegahan penularan TBC di lapas, serta penelitian ini dilakukan pada kelompok yang memiliki kekhususan yaitu narapidana yang menderita TBC di lapas.
3. Teknik sampling:
Untuk penelitian ini, lebih cocok menggunakan purposive sampling, yakni suatu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel di antara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Teknik pengambilan data:
Interview terpimpin, yaitu interview yang dilakukan oleh pewawancara dengan membawa sederetan pertanyaan lengkap dan terperinci, dimana dimaksudkan supaya pertanyaan menjadi fokus pada masalah. Kemudian ditambah dengan observasi partisipatif, yaitu metode pengumpulan data yang digunakan untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan pengindraan dimana observer atau peneliti benar-benar terlibat dalam keseharian responden.
5. Analisa data:
Menggunakan model Spradley yaitu teknik analisa data yang disesuaikan dengan tahapan dalam penelitian. Adapun keseluruhan proses penelitian terdiri atas : Pengamatan deskriptif, analisis domein, pengamatan terfokus, analisis taksonomi, pengamatan terpilih, analisis komponensial, dan diakhiri dengan analisis tema. Sehingga menggunakan model ini memanfaatkan adanya hubungan semantik yaitu sewaktu menyelenggarakan ‘pengamatan deskriptif’ seluruh hubungan biasanya teridentifikasi.

"


32. Rifaldi Zulkarnaen

pada : 29 March 2017

"Topik: Komunikasi antar faskes
Penelitian Kualitatif
1. Pertanyaan penelitian: apakah ada hubungan antara kepuasan pasien teradap kualitas sitem rujukan dengan pengetahuan pasien tentang informasi proses sitem rujukan dari tiap faskes di RS di Temanggung ?
2. Desain penelitian: cross sectional
Alasan: karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kepuasan pasien teradap kualitas rujuan dengan pengetahuan pasien tentang proses rujukan
3. Teknik sampling: random sampling
Alasan: karena jumlah populasi terlalu banyak .
4. Teknik pengambilan data: wawancara
Alasan: karena dengan wawancara tidak terstruktur memudahkan peneliti untuk bertanya lebih luas.
5. Analisis data: model teknik analisis data kualitatif Miles dan Huberman yakni penarikan kesimpulan
"


33. MUHAMMAD BAGUS SETYAWAN

pada : 29 March 2017

"Muhammad Bagus Setyawan/131611123034/034/B19.AJ1

Penelitian Kuantitatif
Topik : Hukum dan Keperawatan

1. Pertanyaan Penelitian?
Bagaimanakah pengaruh peraturan internal staf keperawatan (nursing staff by laws) dalam Permenkes no.39 tahun 2013 terhadap tingkat kepatuhan perawat ruang bangsal mawar RSUD Soewondo Kendal.

2. Desain Penelitian ?
Pra-eksperimental one shot case study karena dilakukan dengan melibatkan intervensi pada satu kelompok perawat kemudian di observasi pada variable dependen setelah diberi intervensi.

3. Teknik Sampling?
Simple random sampling karena populasi perawat di ruang bangsal mawar homogen dan cara pengambilannya menggunakan acak.

4. Teknik Pengambilan Data ?
Pengambilan data secara observasi terstruktur dan kuesioner karena sudah disusun sesuai pengelompokannya terhadap hal-hal yang sudah ditetapkan serta dapat memberikan data secara objektif dan subjektif.

5. Analisis Data?
Analisis data menggunakan analisis deskriptif karena dapat menjelaskan secara rinci tentang proporsi perawat yang patuh terhadap peraturan internal staf keperawatan.

Terimakasih"


34. Yoga Hadi Narendra BAJ

pada : 05 April 2017

"Tema: Hukum dan Keperawatan
Metodelogi Penelitan Kualitatif
1.Persepsi Perawat tentang Undang-undang Keperawatan?
2.Desain penelitian Fenomenologik karena memiliki tujuan untuk memaparkan peristiwa-peristiwa penting, secara keseluruhan dan lebih menekankan pada data faktual
3.Nonprobability sampling: Convinence Sampling
Teknik penetapan sampel dengan cara mencari subjek atas dasar hal-hal yang menyenangkan atau mengenakkan peneliti. Subjek yang dijadikan sampel adalah seseorang yang kebetulan dijumpai ditempat dan waktu secara bersamaan saat pengumpulan data.
4.Teknik pengambilan data menggunakan wawancara terstruktur yaitu dengan membuat daftar pertanyaan yang sudah tersusun sebelum wawancara dan ditanyakan secara urut sehingga peneliti memiliki kontrol pembicaraan sesuai yang di kehendaki oleh peneliti.
5.Analisis data penelitian kualitatif menurut Model spradley karena model spradley tidak terlepas dari keseluruhan proses penelitan terdiri dari pengamatan derskriptif, analisis domain, analisis taksonomi, analisis tema.
6.Alasan dalam pemilihan: Karena pada dunia keperawatan terdapat fenomena tentang undang undang keperawatan yang menjadi landasan hukum profesi keperawatan dan bagaimanakah reaksi perawat tentang hal tersebut."


35. Yoga Hadi Narendra BAJ

pada : 05 April 2017

"Tema: Hukum dan Keperawatan
Metodelogi Penelitan Kuantitatif
1. Pengaruh Undang Undang Keperawatan Terhadap Pelayanan Keperawatan yang Berbasis pada MPKP Modern?
2. Desain Penelitian Kuasi Eksperimen yaitu bertujuan unruk menjelaskan atau mengklarifikasi terjadinya sebuah hubungan sebab,sehingga bisa dijadikan dasar untuk memprediksi sebuah fenomena.
3. Non-Probability Sampling : Simple Random Sampling yaitu teknik pengambilan sampling dengan cara mengundi dalam hal ini peneliti mengunakan kertas yang ditulis nama responden dalam populasi untuk diambil sample sesuai dengan jumlah sampel yang dibutuhkan.
4. Teknik pengambilan data dengan cara Kuesioner dan Wawancara singkat yaitu Peneliti mengumpulkan data secara formal kepada subyek untuk menjawab pertanyaan secara tertulis. Pertanyaan pada kuesioner sudah terstruktur dan juga peneliti menggali data dengan wawancara sedikit tanggapan responden dengan undang un dang keperawatan yang diterapkan tersebut.
5. Analisis data menggunakan Uji SPSS V.16 dengan Metode Kolmogorov-Smirnov karena yang diukur satu atau dua lebih variabel dan menggunakan skala rasio berbentuk ranking.
6. Alasan dalam pemilihan karena fenomena yang menarik sehingga terdapat suatu perbedaan aktifitas dan pelayanan keperawatan yang berbasis ada MPKP modern."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :