RR DIAN TRISTIANA


Thing That Never Change is Changes

Pemilihan desain dan Analisis A

Pilihlah satu dari topik di bawah ini, buat pertanyaan penelitian, pilih desain, teknik sampling, teknik pengambilan data dan analisis data, serta kemukakan alasan Anda dalam pemilihan tersebut:

1. Keluarga dengan poligami

2. Anak berkebutuhan khusus

3. Penggunaan jaminan kesehatan nasional (BPJS)

4. budaya dan kehamilan

5. kegawatdaruratan di daerah pedesaan

6. Pelayanan prima di Rumah sakit


1. Muhammad Tarmizi

pada : 25 March 2017

"Saya mendapat bagian untuk mengerjakan penelitian qualitatif dengan tema 3. Penggunaan jaminan kesehatan nasional (BPJS)"


2. Erna Eka Wulan S

pada : 25 March 2017

"AJ2 B19 / 11 / 131611123057
Penelitian Kuantitatif
Topik nomor 2: Anak berkebutuhan khusus.
1.Pertanyaan penelitian: Bagaimana pengaruh terapi bermain ular tangga terhadap kemampuan interaksi sosial pada anak autism?
2.Desain penelitian: Quasy experimental design dengan rancangan non-randomized pretest-posttest control group design (penelitian ini untuk membandingkan hasil intervensi dari kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dengan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan dengan pengelompokan non-random sample yang diawali dengan pretest, dilanjutkan pemberian perlakuan lalu diadakan posttest).
3.Teknik sampling: Purposive sampling dalam non probability random (teknik pengambilan sampel yang didasarkan pada pertimbangan tertentu yang dikehendaki oleh peneliti berdasarkan ciri/sifat populasi yang telah diketahui).
4.Teknik pengambilan data: Observasi (melakukan pengamatan untuk mengetahui adanya pengaruh terapi bermain ular tangga terhadap kemampuan interaksi sosial pada anak autism).
5.Analisis data: Uji statistik Wilcoxon signed rank test (untuk menguji hipotesis dengan dua sampel berkorelasi bila datanya berbentuk ordinal yaitu uji untuk satu kelompok berpasangan dengan tujuan membandingkan variabel dependen dan independen sebelum dan sesudah diberi perlakuan) dan Mann whitney (untuk mengetahui adanya pengaruh terapi bermain ular tangga terhadap kemampuan interaksi sosial pada anak autism).
"


3. Amira Aulia

pada : 25 March 2017

"Tema : Keagawatdaruratan di daerah pedesaan
Metodelogi Penelitian Kualitatif
1. “Bagaimana peran serta masyarakat pedesaan dalam menangani kegawatdaruratan di daerahnya?”
2. Desain penelitian Deskriptif karena bertujuan untuk memaparkan peristiwa-peristiwa penting, serta dilakukan secara sistematis dan lebih menekankan pada data factual daripada penyimpulan.
3. Nonprobability sampling : Purposive sampling
Teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti (tujuan/masalah dalam penelitian), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara terstruktural yakni meliputi strategi yang memungkinkan adanya suatu control dari pembicaraan sesuai dengan yang diinginkan peneliti.
Analisis data penelitian kualitatif menurut lilles Huberman dilakukan melalui tahapan sebagai berikut :
a. Mengumpulkan hasil wawancara
b. Menganalisis hasil, dengan membandingkan kata-kata yang dipakai dalam jawaban-jawaban yang diberikan, mempertimbangkan penekanan pertanyaan serta konsistensi komentar.
c. Mengelompokkan jawaban sesuai kategori pertanyaan
d. Membuat kesimpulan
5. Alasan dalam pemilihan : Ingin mengetahui peran aktif masyarakat dalam penanganan kegawatdaruratan khususnya pada masyarakan pedesaan dalam menciptakan Indonesia sehat.
Metodelogi Penelitian Kualitatif
1. “Karakteristik individu dan factor instrinsik apa sajakah yang berhubungan dengan kemampuan kader menangani kegawatdaruratan dalam keberhasilan pengembangan desa siaga?”
2. Penelitian korelasi yakni mengkaji hubungan antara variable dengan pendekatan waktu pengumpulan cross sectional yang menekankan waktu pengumpulan data pada satu saat dan tidak ada tindak lanjut.
3. Quota sampling / Total sampling yakni mengambil keseluruhan populasi yang ada sebagai sampel penelitian dalam hal ini kader di desa siaga.
4. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner
Analisis data :
a. Analisis data bivariat secara deskriptif
Analisis bivariat secara deskriptif dilakukan dengan membuat tabel silang antara variabel bebas dengan variabel terikat
b. Analisis data bivariat secara analitik
Analisis bivariat secara analitik dilakukan untuk menguji hubungan variabel bebas dengan variabel terikat. Dengan menggunakan uji chi square
5. Alasan dalam pemilihan : Keberhasilan pembangunan desa siaga tentunya dipengaruhi juga oleh factor individu oleh karena itu factor instrinsik individu juga harus diperhatikan."


4. Alfan Fachrul Rozi

pada : 25 March 2017

"KUALITATIF
Tema: penggunaan JKN (BPJS)
1. Apa motivasi lansia pengguna BPJS dalam melakukan pemeriksaan kesehatan?
2. Desain:Studi kasus (Case Study)
3. teknik sampling: purposive sampling (sesuai dengan tujuan peneliti)
4. teknik pengambilan data dan analisa data: indeep interview, FGD. analisa data dengan induktif sepanjang proses penelitian
5. Alasan: desain dan teknik penelitian di atas sesuai untuk menggali lebih dalam motivasi informan (lansia) dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara deskriptif.
"


5. Amira Aulia

pada : 25 March 2017

"Tema : Keagawatdaruratan di daerah pedesaan
Metodelogi Penelitian Kualitatif
1. “Bagaimana peran serta masyarakat pedesaan dalam menangani kegawatdaruratan di daerahnya?”
2. Desain penelitian Deskriptif karena bertujuan untuk memaparkan peristiwa-peristiwa penting, serta dilakukan secara sistematis dan lebih menekankan pada data factual daripada penyimpulan.
3. Nonprobability sampling : Purposive sampling
Teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti (tujuan/masalah dalam penelitian), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara terstruktural yakni meliputi strategi yang memungkinkan adanya suatu control dari pembicaraan sesuai dengan yang diinginkan peneliti.
Analisis data penelitian kualitatif menurut lilles Huberman dilakukan melalui tahapan sebagai berikut :
a. Mengumpulkan hasil wawancara
b. Menganalisis hasil, dengan membandingkan kata-kata yang dipakai dalam jawaban-jawaban yang diberikan, mempertimbangkan penekanan pertanyaan serta konsistensi komentar.
c. Mengelompokkan jawaban sesuai kategori pertanyaan
d. Membuat kesimpulan
5. Alasan dalam pemilihan : Ingin mengetahui peran aktif masyarakat dalam penanganan kegawatdaruratan khususnya pada masyarakan pedesaan dalam menciptakan Indonesia sehat.
Metodelogi Penelitian Kuantitatif
1. “Karakteristik individu dan factor instrinsik apa sajakah yang berhubungan dengan kemampuan kader menangani kegawatdaruratan dalam keberhasilan pengembangan desa siaga?”
2. Penelitian korelasi yakni mengkaji hubungan antara variable dengan pendekatan waktu pengumpulan cross sectional yang menekankan waktu pengumpulan data pada satu saat dan tidak ada tindak lanjut.
3. Quota sampling / Total sampling yakni mengambil keseluruhan populasi yang ada sebagai sampel penelitian dalam hal ini kader di desa siaga.
4. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yakni mengumpulkan data secara formal kepada subjek untuk menjawab pertanyaan secara tertulis
Analisis data :
a. Analisis data bivariat secara deskriptif
Analisis bivariat secara deskriptif dilakukan dengan membuat tabel silang antara variabel bebas dengan variabel terikat
b. Analisis data bivariat secara analitik
Analisis bivariat secara analitik dilakukan untuk menguji hubungan variabel bebas dengan variabel terikat. Dengan menggunakan uji chi square
5. Alasan dalam pemilihan : Keberhasilan pembangunan desa siaga tentunya dipengaruhi juga oleh factor individu oleh karena itu factor instrinsik individu juga harus diperhatikan."


6. RANI DWI SULISTIAWATI

pada : 25 March 2017

"1. Apakah kebiasaan makan daging pada ibu hamil dapat mempengaruhi kondisi janin yang dikandungnya?
2. Desain penelitian yang dipilih adalah desain eksperimental, dimana peneliti melakukan kontrol kepada subyek yang diteliti. Peneliti memberikan perlakuan yang berbeda kepada subyek yang diteliti
3. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling - cluster sampling karena peneliti memilih sampel berdasarkan daerah populasi yang telah ditetapkan
4. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah metode observasi
5. Analisis data yang digunakan adalah korelasi, dimana peneliti ingin mengetahui hubungan antara dua variabel
6. Alasan saya memilih topik ini dikarenakan masih banyaknya kasus mortalitas yang terjadi di Indonesia akibat banyaknya mitos-mitos di masyarakat yang menyebabkan wanita hamil takut untuk mengonsumsi atau melakukan tindakan yang seharusnya baik untuk kesehatannya dan juga janin yang dikandungnya"


7. Silvia Lusiana Suwandi

pada : 25 March 2017

"NIM 131611123051 kelas: AJ2/ B19

Kasus no 5
1. Bagaimana persepsi ibu post partum terhadap kejadian perdarahan pasca melahirkan?
2. Desain penelitian: penelitian kualitatif feminisme karena berhubungan dengan wanita
3. Teknik sampling: purposive sampling, dengan memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti
4. Pengambilan data dengan menggunakan wawancara focus interview
5. Analisis data: pada penelitian dalam kategori metode kualitatif analisa data berdasarkan isi (content analysis), yaitu analisis data yang didasarkan pada kualitas isi berdasarkan kata kunci/ kode yang telah ditetapkan peneliti."


8. Silvia Lusiana Suwandi

pada : 25 March 2017

"NIM 131611123051 Kelas:AJ2/ B19
Kasus no 2

1. Bagaimana hubungan antara guru dan perkembangan bahasa anak yang mengalami gangguan bicara?
2. Desain penelitian: penelitian kuantitatif non eksperimental korelasional
3. Teknik sampling: purposive sampling, dengan memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti
4. Pengambilan data dengan menggunakan observasi terstruktur dan wawancara
5. Analisis data: pada penelitian dengan metode kuantitatif analisa datanya dapat dengan analisis statistik"


9. R. Hesea Rochmatillahgmail.com

pada : 25 March 2017

"TOPIK KUALITATIF : KELUARGA DENGAN POLIGAMI
1. Pertanyaan penelitian : bagaimana peran seorang istri terhadap perlakuan suami yang berpoligami?
2. Desain penelitian : deskriptif dalam bentuk studi kasus, karena dalam penelitian deskriptif studi kasus dapat mencangkup pengkajian satu unit penelitian secara intensif misalnya satu klien, keluarga, kelompok, komunitas atau institusi.
3. Teknik sampling : simple random sampling, karena populasinya homogen, dan pengambilan sampel melalui undian atau menggunakan bilangan random.
4. Teknik pengambilan data : dengan menggunakan wawancara dan observasi, karena dapat menggambarkan persepsi seorang istri terhadap perlakuan suami yang berpoligami, dan dapat mencangkup permasalahan secara luas tentang kepribadian, perasaan serta emosi sesorang.
5. Analisis data : dengan menggunakan model spreadley, karena dengan analisis data ini tidak terlepas dari keseluruhan proses penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui pengamatan secara deskriptif.
"


10. R. Hesea Rochmatillah

pada : 25 March 2017

"TOPIK KUANTITATIF : ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
1. Pertanyaan penelitian : bagaimana pengaruh pemberian permainan puzzle terhadap peningkatan konsentrasi anak dengan autisme?
2. Desain penelitian : quasy experiment design bentuk pre post test randomized control group design, karena penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara hasil uji antara pre dan post dilakukannya sebuah intervensi
3. Teknik sampling : purposif sample, karena pengambilan data sampel penelitian dapat disesuaikan dengan kriteria yang di inginkan oleh peneliti
4. Teknik pengambilan data : dengan menggunakan, karena dapat digunakan untuk mengamati terjadinya perubahan yang terjadi pada anak autis saat proses penelitian saat pre dan post intervensi.
5. Analisis data : dengan menggunakan wilcoxon signed rank test, karena untuk membandingkan variabel dependen dan variabel kontrol pada saat pre dan post intervensi.
"


11. R. Hesea Rochmatillah

pada : 25 March 2017

"TOPIK KUANTITATIF : ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS  

1. Pertanyaan penelitian : bagaimana pengaruh pemberian permainan puzzle terhadap peningkatan konsentrasi anak dengan autisme?

2. Desain penelitian : quasy experiment design bentuk pre post test randomized control group design, karena penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara hasil uji antara pre dan post dilakukannya sebuah intervensi

3. Teknik sampling : purposif sample, karena pengambilan data sampel penelitian dapat disesuaikan dengan kriteria yang di inginkan oleh peneliti

4. Teknik pengambilan data : dengan menggunakan observasi, karena dapat digunakan untuk mengamati terjadinya perubahan yang terjadi pada anak autis saat proses penelitian saat pre dan post intervensi.

5. Analisis data : dengan menggunakan wilcoxon signed rank test, karena untuk membandingkan variabel dependen dan variabel kontrol pada saat pre dan post intervensi.

 
"


12. Muhammad Tarmizi

pada : 26 March 2017

"1. Topik : Penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

2. Pertanyaan Penelitian :
2.1 Bagaimana gambaran kualitas pelayanan kesehatan terhadap pasien miskin pengguna BPJS di RSUD H. Hasan Baseri Kandangan ?.


3. Desain Penelitian : Kuantitatif
Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif, yaitu memberi gambaran kualitas pelayanan kesehatan terhadap pasien miskin pengguna BPJS di RSUD H. Hasan Baseri Kandangan.

4. Teknik Sampling :
Sampel pada penelitian ini menggunakan metode Convinience sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan mencari subjek atas dasar hal-hal yang diinginkan peneliti. Subjek dijadikan sampel karena kebetulan bertemu di tempat dan waktu secara bersamaan pada pengumpulan data (Nursalam, 2017). Subjek yang dijadikan sampel adalah pasien miskin pengguna BPJS yang rawat inap di ruang kelas III di RSUD H. Hasan Baseri Kandangan, dan penelitian dilakukan selama 2 minggu

5. Teknik Pengambilan Data :
Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan kuesioner.

6. Analisis Data :
Analisa digunakan untuk memberikan gambaran kualitas pelayanan kesehatan terhadap pasien miskin pengguna BPJS di di ruang kelas III di RSUD H. Hasan Baseri Kandangan. Uji variabel gambaran kualitas pelayanan kesehatan terhadap pasien miskin pengguna BPJS meliputi dimensi kehandalan , daya tanggap, jaminan, bukti langsung dan empati menggunakan kuesioner sebanyak 30 pertanyaan dengan kriteria nilai menggunakan skala likert yaitu sangat setuju nilai 4, setuju nilai 3, tidak setuju nilai 2 dan sangat tidak setuju nilai 1.
Setelah persentasi diketahui, kemudian hasilnya diinterpretasikan dengan klasifikasi nilai variabel kualitas pelayanan kesehatan terhadap pasien miskin pengguna BPJS yaitu :
Klasifikasi Nilai
Kategori
76%-100% : Baik
56%-75% : Cukup
≤ 55% : Kurang

Data yang telah terkumpul diolah dan dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan tabel disribusi frekuensi dan diuraikan dalam bentuk prosentase secara narasi. Selanjutnya diinterpretasikan oleh peneliti dengan merujuk teori-teori yang mendukung dalam penelitian ini.
"


13. Muhammad Tarmizi

pada : 26 March 2017

"1. Topik : Penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

2. Pertanyaan Penelitian :
2.1 Bagaimana persepsi pasien peserta BPJS terhadap pelayanan administrasi di Puskesmas Bajayau Kalimantan Selatan?
2.2 Bagaimana persepsi pasien peserta BPJS terhadap pelayanan medis di Puskesmas Bajayau Kalimantan Selatan?
2.3 Bagaimana persepsi pasien peserta BPJS terhadap pelayanan penunjang medis di Puskesmas Bajayau Kalimantan Selatan?

3. Desain Penelitian : Kualitatif
Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran persepsi pasien peserta BPJS terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Bajayau Kalimantan Selatan?

4. Teknik Sampling :
Teknik yang digunakan adalah Purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel secara sengaja. Maksudnya, peneliti menentukan sendiri sampel yang diambil karena ada pertimbangan tertentu, dan juga karena subjek penelitian memiliki kriteria khusus serta dilakukan wawancara mendalam secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya jenuh, dan didapat data yang akurat.

5. Teknik Pengambilan Data :
Wawancara mendalam dan observasi. Wawancara mendalam digunakan untuk mencari data subjektif, sedangkan observasi digunakan untuk menilai apakah tindakan yang dilakukan oleh partisipan/informan sesuai dengan hasil yang diinginkan.

6. Analisis Data :
Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman.
"


14. MUHAMMAD BAGUS SETYAWA

pada : 26 March 2017

"Penelitian Kualitatif Topik No.4 Budaya dan Kehamilan
AJ1 B19/34/131611123034

1. Pertanyaan penelitian ? Bagaimanakah perilaku budaya kesehatan yang terkait dengan masa kehamilan pada masyarakat Jawa di wilayah kabupaten Kendal ?

2. Pilih desain ? desain fenomologis dengan metode riset kualitatif karena tujuannya untuk memperoleh informasi terkait fenomena budaya yang terjadi di masyarakat.

3. Teknik sampling ? Snowball sampling (Teknik non-probabilitas) karena untuk menjawab permasalahan khusus yang sulit diungkapkan dan tidak mudah dianalisis secara statistik serta data-datanya bersifat komunitas mengelompok pada suatu himpunan.
4. Teknik pengambilan data? In-depth interview (wawancara mendalam) agar informasi yang didapatkan secara terinci dan detail.
5. Analisis data ? Teknik analisis data miles dan Huberman karena data-data yang didapatkan dapat dipertanggungjawabkan setelah melewati beberapa tahapan, salah satunya tahapan verifikasi data.
terimakasih

"


15. nadhifatul kamilah

pada : 26 March 2017

"NADHIFATUL KAMILAH(10)/ AJ1/ B19

B. PENELITIAN KUANTITATIF
Kaitkan dengan bidang kesehatan dengan topic : Anak dengan kebutuhan khusus
1. Buat pertanyaan penelitian (sesuaikan dengan tujuan khusus)
- Bagaimana pola pengasuhan yang tepat diberikan pada anak dengan kebutuhan khusus (autis)?
- Bagaimanakah gambaran tingkat stress pengasuhan pada ibu dalam mengsuh anaknya dengan kebutuhan khusus (autis)?
- Bagaimanakah pengaruh dilakukanya pelatihan pengasuhan dalam menurunkan stress pengasuhan pada ibu yang memiliki akan dengan kebutuhan khusus (autis)?
2. Pilih desain penelitian yang digunakan dan penjelasannya
Desain penelitian yang digunakan adalah Untreated control group design with pretest and posttest. Pada desain penelitian ini menggunakan satu kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol yang diberikan prestest sebelum perlakuan, kemudian dilakukan posttest setelah perlakuan (Cook & Campbell, 1979). Model penelitian ini ingin membandingkan pengaruh dari pelatihan pengasuhan dalam menurunakan tingkat stress pada ibu dengan membandingkan hasil tingkat stress pada kelompok kontrol terhadap kelompok perlakuan.
2. Pilih teknik sampling yang digunakan dan penjelasannya
Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yakni suatu teknik yang didasarkan pada pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya. Kriteria inklusi dalam penelitian yakni ibu yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus (autis), ibu dengan rentangan usia tertentu (missal 22-49 tahun), dan memiliki nilai stress pengasuhan yang telah disepakati untuk bisa menjadi responden (misal responden dengan tingkat stress pengasuhan dalam kategori sedang hingga tinggi)
3. Pilih teknik pengambilan data dan penjelasannya
Metode pengambilan data yang digunakan dengan instrument kuesioner. Kuesioner adalah jenis pengukuran secara formal kepada subjek untuk menjawab pertanyaan secara tertulis (Nursalam, 2013). Penelitian ini tepat jika menggunakan instrument yang sudah baku seperti Parenting stress index (Abidin, 1999) yang digunakan sebagai alat ukur untuk mengetahui tingkat stress pengasuhan pada subyek penelitian
4. Analisa data
Berhubung jenis rancangan penelitian quasy experimental maka digunakan analisa statistik uji berhubungan dan uji perbandingan. Uji berhubungan dengan sampel berpasangan menggunakan Wilcoxon signed rank test, digunakan untuk membandingkan hasil pretest dan posttest pada masing-masing kelompok. Sedangkan uji bebas menggunakan Mann Whitney test untuk membandingkan hasil pre-test kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan, serta membandingkan post-test kelompok kontrol dengan perlakuan.
5. Kemukakan alasan dalam memilih topic tersebut diatas
Autisme merupakan gangguan proses perkembangan yang terjadi dalam tiga tahun pertama kehidupan, meliputi gangguan pada bidang komunikasi, bahasa, kognitif, sosial dan fungsi adaptif (Neitzel, 2010; Sutadi, 2002; Pediatric, 2004). Dalam perkembangan anak yang normal, mulai berinteraksi dengan ibunya pada usia 3-4 bulan, dan sudah bisa memperhatikan orang yang mengajaknya bermain dan berbicara pada umur 6-8 bulan. Kemampuan ini pada anak autisme tidak muncul atau sangat kurang (Yusuf, 2003). Autisme merupakan kelainan perkembangan terberat dan paling sulit untuk ditangani. Autisme bisa terwujud dalam karakteristik atau gejala-gejala dengan berbagai kombinasi dari yang sangat ringan sampai sangat parah, sehingga sering mengakibatkan disabilitas seumur hidup bagi penderita, menjadi beban sosial ekonomi dan membuat frustasi keluarganya (Osborne & McHugh, 2009). Banyaknya beban yang dirasakan ibu sebagai figur terdekat anak autis dalam mengasuh anak akan menimbulkan stres pengasuhan. Kondisi stres ibu yang memiliki anak autis akan menyebabkan ibu mengalami gangguan dalam proses pengasuhan. Hal ini sesuai dengan model stres pengasuhan yang dikemukakan Abidin (Phelps et al., 2009) bahwa stres mendorong ke arah tidak berfungsinya pengasuhan orangtua terhadap anak.

"


16. antonia andasari

pada : 26 March 2017

"Antonia andasari / 32 / 131611123078 / aj2b19 / kualitatif :
1. Bagaimana persepsi atau peran orangtua dalam menghadapi anak dengan berbutuhan khusus?
2. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cohort (cohort design) dimana desain ini sering digunakan dalam ilmu medis. Studi kohort mengacu pada penelitian yang dilakukan selama periode waktu yang melibatkan anggota populasi atau sampel yang dipersatukan oleh beberapa kesamaan atau kemiripan dalam hal ini orang tua yang mempunyai anak berbutuhan khusus. Desain lain yang juga bisa digunakan adalah desain deskriptif yaitu desain yang menjawab atas pertanyaan-pertanyaan tentang siapa, apa, kapan, di mana dan bagaimana keterkaitan dengan penelitian tertentu. Penelitian deskriptif digunakan untuk memperoleh informasi mengenai status fenomena variabel atau kondisi situasi anak berbutuhan khusus. Instrumen yang digunakan adalah dengan wawancara tidak terstruktur yaitu dengan mengajukan pertanyaan yang mencakup permasalahan secara luas yang menyangkut kepribadian, perasaan, dan emosi seseorang.
3. Teknik sampling untuk penelitian yang bersifat kualitatif ini adalah menggunakan teknik sampling jenis probability yaitu setiap subjek dalam populasi mempunyai kesempatan untuk terpilih atau tidak terpilih sebagai sampel, dengan model cluster sampling yaitu dengan cara peneliti mengambil sampel pada orang tua klien anak berbutuhan khusus berdasarkan tempat klien dirawat/dibina.
4. Teknik pengambilan data dan analisis data dengan cara (1) memilih subjek, (2) mengumpulkan data secara konsisten, (3) mempertahankan pengendalian dalam penelitian, (4) menjaga integritas atau validitas, dan (5) menyelesaikan masalah. Model penelitian kualitatif yang digunakan adalah model Miles dan Huberman, dimana mengemukakan bahwa aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas sehingga datanya jenuh.
5. Alasan mengambil judul ini karena saya tertarik untuk mengetahui lebih dalam bagaimana persepsi atau peran keluarga terutama orang tua dalam menghadapi anak berbutuhan khusus, karena saya rasa hal ini tidaklah mudah untuk dijalani bagi siapapun.


Kuantitatif :
1. Bagaimana hubungan peran orangtua dengan perkembangan anak berbutuhan khusus?
2. Desain penelitian yang digunakan adalah desain kausal (causal design). Studi kausalitas dianggap sebagai pemahaman fenomena bersyarat dalam bentuk, “Jika X, maka Y”. Tujuan penelitian ini untuk mengukur dampak perubahan tertentu terhadap norma-norma dan asumsi yang ada. Selain itu, desain deskriptif juga dapat digunakan untuk penelitian ini yaitu desain yang menjawab atas pertanyaan-pertanyaan tentang siapa, apa, kapan, di mana dan bagaimana keterkaitan dengan penelitian tertentu. Penelitian deskriptif digunakan untuk memperoleh informasi mengenai status fenomena variabel atau kondisi situasi anak berbutuhan khusus.
3. Teknik sampling yang dapat digunakan adalah jenis probability sampling dengan menggunakan sampling random, peneliti tidak bisa memutuskan bahwa X lebih baik dari pada Y untuk penelitian. Simple random sampling digunakan dengan cara setiap elemen diseleksi secara acak.
4. Teknik pengambilan data dan analisis data dengan cara (1) memilih subjek, (2) mengumpulkan data secara konsisten, (3) mempertahankan pengendalian dalam penelitian, (4) menjaga integritas atau validitas, dan (5) menyelesaikan masalah.
Model penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu mempelajari masalah-masalah dalam masyarakat, serta tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi tertentu, termasuk hubungan kegiatan, sikap, pandangan, serta proses-proses yang sedang berlangsung dan pengaruh dari suatu fenomena. Selain itu dapat digunakan metode survei, menurut Zikmund (1997) “mrtode penelitian survei adalah satu bentuk teknik penelitian di mana informasi dikumpulkan dari sejumlah sampel berupa orang, melalui pertanyaan-pertanyaan”.
5. Alasan pengambilan judul ini karena peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana hubungan peran orangtua terhadap perkembangan anak dengan berbutuhan khusus.

"


17. liana oktavina rompis

pada : 26 March 2017

"Liana oktavina rompis / 36 / 131611123082 / aj2b19
1. Bagaimana peran perawat dalam meningkatkan pelayanan prima di Rumah Sakit?
2. Desain penelitian yang digunakan adalah jenis desain penelitian tindakan atau action research design adalah tindakan mengikuti siklus sehingga titik fokus adalah tindakan intervensi yang dilakukan selama waktu dalam berbagai bentuk. Strategi intervensi baru dilakukan dan proses siklus berulang sampai masalah terpecahkan. Protokol ini berulang-ulang atau siklus dialam untuk mendorong pemahaman yang lebih dalam situasi tertentu dimulai dengan konseptualisasi dan partikularisasi masalah dan bergerak melalui beberapa intervensi dan evaluasi.
3. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling (judgement sampling) yaitu teknik penentuan sampel dalam kuota menetapkan setiap strata populasi berdasarkan tanda-tanda yang mempunyai pengaruh besar terhadap variabel yang akan diselidiki. Kuota artinya penetapan subjek berdasarkan kapasitas/daya tampung yang diperlukan dalam penelitian.
4. Teknik pengambilan data dan analisis data dengan cara (1) memilih subjek, (2) mengumpulkan data secara konsisten, (3) mempertahankan pengendalian dalam penelitian, (4) menjaga integritas atau validitas, dan (5) menyelesaikan masalah. Model penelitian yang digunakan model MAKP atau MPKP yaitu suatu sistem (struktur, proses dan nilai-nilai) yang memungkinkan perawat profesional mengatur pemberian asuhan keperawatan termasuk lingkungan untuk menopang pemberian asuhan tersebut.
5. Peneliti tertarik untuk mempelajari sejauh mana peran perawat dalam meningkatkan pelayanan prima di Rumah Sakit.
"


18. ika minarni

pada : 27 March 2017

"ika minarni/AJ1/B19/09/131611123009
B. PENELITIAN KUANTITATIF
Kaitkan dengan bidang kesehatan dengan topic : Kegawatdaruratan di daerah pedesaan
1. Buat pertanyaan penelitian (sesuaikan dengan tujuan khusus)
- Bagaimanakah persepsi kepala keluarga terhadap pengembangan desa siaga kegawatdaruratan?
- Bagaimanakah persepsi kepala keluarga terhadap kebijakan desa siaga kegawatdaruratan?
- Bagaimanakah persepsi kepala keluarga terhadap pelaksanaan desa siaga kegawatdaruratan?
- Bagaimanakah persepsi kepala keluarga terhadap tanggap kepedulian desa siaga kegawatdaruratan?

2. Pilih desain penelitian yang digunakan dan penjelasannya
Desain penelitian deskriptif dengan analisis kuantitatif, yakni suatu rancangan penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan, memberi suatu nama, situasi, atau fenomena dalam menemukan ide baru (Nursalam, 2013). Desain penelitian ini memberikan gambaran tentang persepsi kepala keluarga terhadap pengembangan meliputi persepsi terhadap kebijakan, pelaksanaan, serta tanggap kepedulian.

3. Pilih teknik sampling yang digunakan dan penjelasannya
Stratified random sampling, yakni penentuan sampel berdasarkan strata atau kedudukan subjek (seseorang) di masyarakat (Nursalam, 2013). Kepala rumah tangga merupakan identitas dari kedudukan seorang suami dalam lingkup masyarakat.

4. Pilih teknik pengambilan data dan penjelasannya
Teknik pengambilan data menggunakan instrument kuesioner, yakni suatu jenis pengukuran dengan cara mengumpulkan data secara formal kepada subjek untuk mejawab pertanyaan sercara tertulis (Nursalam, 2013). Pertanyaan tentang persepsi kepala keluarga terhadap pengembangan desa siaga dapat diajukan secara langsung kepada subjek atau disampaikan secara lisan oleh peneliti dari pertanyaan yang sudah tertulis. Hal ini dilakukan khususnya kepada subjek yang buta huruf lanjut usia, dan subjek dengan kesulitan membaca yang lain.

5. Analisa data
Analisa data yang digunakan yakni analisis deskriptif, analisis deskriptif merupakan suatu prosedur pengolahan data dengan menggambarkan dan meringkas data secara ilmiah dalam bentuk tabel atau grafk. Data-data yang disajikan meliputi frekuensi, proporsi dan rasio, ukuran-ukuran kecenderungan. Salah satu pengamatan yang dilakukan pada tahap analisis deskriptif adalah pengamatan terhadap tabel frekuensi. Pada penelitian ini diidentifikasi frekuensi persepsi kepala keluarga terhadap kebijakan pengembangan desa siaga, pelaksanaan desa siaga, dan tanggap kepedulian pengembangan desa siaga.
6. Kemukakan alasan dalam memilih topic tersebut diatas
Masih tingginya angka kematian ibu (AKI) sebesar 307:100.000 dan angka kematian bayi (AKB) sebesar 35:1000 kelahiran hidup ; adanya kasus gizi buruk (25,8%); tingginya penyakit menular seperti demam berdarah (2,17:10.000 penduduk Provinsi Jawa tengah), malaria berjumlah 222.704 yang tersebar di 28 kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah, tuberkulosis paru (50,8%), HIV/AIDS sebanyak 243 kasus, muncul penyakit baru yang bersifat pandemik seperti SARS dan flu burung. Kejadian luar biasa (KLB) penyakit maupun keracunan makanan. Untuk meningkatkan derajat kesehatan, kesiapsiagaan seluruh penduduk dikembangkan di tingkat desa sebagai desa siaga yang kemudian menjadi desa sehat. Desa sehat sebagai basis dari Indonesia sehat 2010. Desa Siaga adalah suatu kondisi masyarakat tingkat desa atau kelurahan yang memiliki kesiapan sumber daya potensial, kemampuan, dan kemauan untuk mencegah serta mengatasi masalah kesehatan secara mandiri dalam rangka mewujudkan Desa Sehat.

"


19. Riska Windi Dewi Lestari

pada : 27 March 2017

"
Riska Windi Dewi Lestari 131611123064, AJ2/B19.
PENGGUNAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (BPJS)
KUALITATIF
1. Rumusan masalah
Bagaimana persepsi Masyarakat pengguna BPJS terhadap Moral Hazard dan kebutuhan?
2. Desain penelitian
Rancangan penelitian survei.
3. Tekhnik sampling
Teknik sampling menggunakan purposive sampling.
4. Analisa data (tekhnik pengambilan data)
Dengan kuosioner tidak terstruktur yang menggunakan open ended questions.
5. Alasan kenapa milih topic
Karena dengan moral hazard ini bisa saja menyebabkan kerugian untuk perusahaan asuransi seperti BPJS jika tidak digunakan dengan sebaik-baiknya.
KUANTITATIF
1. Rumusan masalah
Bagaimana hubungan tingkat kepuasan terhadap kenaikan anggaran biaya pasien BPJS dalam menerima pelayanan kesehaatan?
2. Desain penelitian
Rancangan penelitian korelasional dengan rancangan penelitian cross – sectional.
3. Tekhnik sampling
Yang digunakan yaitu teknik sampling Nonprobability sampling yaitu purposive sampling karena kita bisa mengambil sampling dengan criteria BPJS kelas I, II, dan III.
4. Analisa data (tekhnik pengambilan data)
Teknik pengambilan data dengan kuosioner terstruktur dan hasilnya dianalisis secara statistic.
5. Alasan kenapa milih topic
Karena masalah yang dihadapi saat ini salah satunya adalah kenaikan aggaran atau biaya kartu BPJS per bulan hal ini dikarenakan masyarakat yang hanya sakit tidak parah tidak mau berobat, tetapi jika penyakitnya sudah parah masyarakat yang sakit langsung berobat. Karena penyakit yang sudah kronis akan membuat biaya berobat akan menjadi lebih mahal. Paling banyak kenaikan untuk anggaran BPJS tiap bulan adalah untuk kelas I, kelas II dan kelas III hanya 20%.

"


20. Friska Novita Woona Haloho

pada : 27 March 2017

"Friska Novita Woona Haloho/AJ1/B19/131611123014
B. PENELITIAN KUANTITATIF
Kaitkan dengan bidang kesehatan dengan topik : Keluarga dengan Poligami
1.Buat pertanyaan penelitian (sesuaikan dengan tujuan khusus)
- Bagaimanakah seorang istri dalam kehidupan perkawinan poligami menghadapi permasalahan?
- Bagaimanakah strategi koping agar tercapai penyesuaian diantara para istri dalam keluarga poligami?
2.Pilih desain penelitian yang digunakan dan penjelasannya
Analitik korelasional, yakni suatu desain penelitian yang berfokus untuk mencoba mengetahui sejauh mana tingkat hubungan dan kualitas hubungan antar variabel. Konsep korelasional dalam topik ini yakni hubungan antara strategi koping dengan kebahagiaan istri dalam keluarga yang berpoligami.
3.Pilih teknik sampling yang digunakan dan penjelasannya
Non probability sampling, dengan purposive sampling atau disebut juga judgement sampling. Suatu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel di antara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti (tujuan/masalah dalam penelitian), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya. Penelitian dengan topik ini terbatas hanya untuk responden dengan kriteria istri dari keluarga yang melakukan poligami.
4.Pilih teknik pengambilan data dan penjelasannya
Non participant observation, wawancara tidak terstruktur, dan kuesioner. non participant observation, wawancara tidak terstruktur dan angket. Angket merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada sampel untuk dijawab (Sugiyono, 2004). Model angket yang digunakan disusun berdasarkan skala Likert. Pengisian angket oleh responden dimaksudkan untuk mengukur dua varibel penelitian dengan menggunakan dua skala pengukuran yaitu: skala pengukuruan strategi koping dan skala pengukuran kebahagiaan istri.
5.Analisa data
Analisis korelasional menggunakan Pearson product moment. Analisis korelasi dilanjutkan dengan menghitung koefisien determinasi, dengan cara mengkuadratkan koefisien korelasi tersebut, demikian Sugiyono (2004). Adapun rumusnya sebagai berikut : Koefisien determinasi = 100.r².%. Semua perhitungan analisa data dan uji hipotesa dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS. Hasil signifikan pada uji statistik menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara strategi koping dengan kebahagiaan istri dalam keluarga poligami, dan sebaliknya nilai statistik yang tidak signifikan berarti tidak adanya hubungan yang kuat antara kedua variabel.
6.Kemukakan alasan dalam memilih topic tersebut diatas
Poligami merupakan permasalahan dalam perkawinan yang paling banyak diperdebatkan sekaligus kontroversial. Poligami ditolak dengan berbagai macam argumentasi baik yang bersifat normatif, psikologis, sosial dan selalu dikaitkan dengan ketidak adilan gender. Dalam kehidupan perkawinan poligami, istri cenderung menghadapi masalah-masalah dalam perkawinan yang lebih kompleks dibandingkan dengan perkawinan monogami. Karena itu istri melakukan usaha-usaha dalam rangka menghadapi dan menyelesaian masalah yang dihadapinya. Penyesuaian dalam perkawinan dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai cara penyesuaian diri atau yang dikenal dengan istilah strategi koping. Dengan menggunakan strategi koping dalam rangka penyesuaian diri dalam menjalani kehidupan perkawinan poligami maka diharapkan kebahagiaan dapat dicapai.
"


21. Tri Retno Widianingrum

pada : 27 March 2017

"1.Pertanyaan penelitian : Bagaimana perepsi orang tua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus?
2. Desain penelitian dilakukan dengan sulvei, sebab akan dilakukan pada orang tua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus.
3. sampling dengan cara purposive sampling, sebab akan dilakukan pada orang tua yang mempunyai anak dengan kebutuhan khusus.
4. teknik pengambilan data dengan cara wawancara langsung secara tatap muka, karena untuk mendapatkan data subjektif langsung dari orang tua.
5. kualitatif, analisis data dengan cara teknik analisis data model spradley, karena dengan teknik ini akan dilakukan pengumpulan data seperti pengamatan deskriptif."


22. Simpliana Rosa

pada : 27 March 2017

"1.Bagaimana sistim penanganan Kegawatdaruratan di Daerah Pedesaan
2.Desain yang digunakan adalah Deskriptif dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran dan keterangan mengenai gambaran secara sitematis tentang sistim penanganan kegawatdaruratan di daerah pedesaan
3.Teknik sampling yang digunakan adalah probability (cluster sampling) karena sumber datanya sangat luas dalam menentukan penduduk atau daerah mana yang akan dijadikan sumber data
4.Teknik pengambilan data dan analisis data
Pengambilan data dengan cara wawancara: agar responden memberikan informasi yang tidak terbatas dan mendalam. Dengan cara observasi: untuk menyinkronkan data yang didata dengan hasil pengamatan.
Analisis data menggunakan model Hubermen membuang data yang tidak perlu agar kesimpulan bisa didapat
Terima kasih."


23. Fatichul Muhtadi

pada : 27 March 2017

"Topik kegawatdaruratan didaerah pedesaan?
Penelitian kuantitatif
1. Pertanyaan penelitian
Adakah hubungan pengetahuan perawat PUSTU tentang BLS dengan kejadian kematian ibu bersalin dengan komplikasi akibat keterlambatan rujukan?
2. Desain
Cross sectional, peneliti akan mengukur atau observasi data pada kedua variabel hanya sekali pada satu saat.
3. Sampling
Non probability sampling, purposive sampling sesuai yg dikehendaki peneliti.
4. Teknik pengambilan data kuesioner
Uji statistik spearman's rhoo (kedua variabel yg diukur adalah skala ordinal.."


24. Nurul Aini

pada : 27 March 2017

"1. Persepsi orang tua terhadap anak dengan retardasi mental ( anak kebutuhan khusus)
2. Penelitian Deskriptif kuantitatif, guna mengetahui sejauh mana sikap dan pandangan orang tua terhadap anak berkebutuhan khusus.
3. Purposive sampling, karena kelompok yang di teliti memerlukan perhatian khusus, sehingga untuk mendapatkan informasi harus lebih obyektif.
4. Fokus grup discussion, peneliti ikut mengambil bagian dalam proses penelitian agar kelompok atau obyek yang di teliti lebih terbuka dalam memberikan informasi.
5. Analisis taksonomi, menganalisa keseluruhan data yang terkumpul berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
"


25. Galih Adhi Wicaksono

pada : 27 March 2017

"KUALITATIF
1. Pertanyaan penelitian
Bagaimana pendapat masyarakat terkait wacana pemerintah di tahun 2017 semua warga wajib terdaftar Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS)?
2. Desain penelitian
Deskriptif dalam bentuk survey, karena peneliti menginginkan data berupa apa pendapat, kemudian siapa yang berpendapat, kapan dan dimana, terhadap wacana pemerintah
3. Tehnik sampling
Probabiliti sampling dengan proportionate stratified random sampling, karena peneliti akan mengambil anggota populasi secara acak namun memiliki perbedaan strata ekonominya, dari masyarakat ekonomi rendah, menengah dan ekonomi keatas.
4. Pengambilan data
Wawancara, karena tidak membutuhkan observasi ataupun kuesioner
5. Analisa data yang digunakan
Tehnik spradley, krena data yang dikumpulkan bukan suatu data sebab akibat, dan tidak akan dibandingkan melainkan langsung disimpulkan
KUANTITATIF
1. Pertanyaan penelitian
Adakah hubungan antara pengalaman dirawat di rumah sakit dengan intensi berhenti merokok pasien penyakit jantung berdasrkan teori planned behavior?
2. Desain penelitian
Cross sectional, karena mencari adakah hubungan antara variable pertama dengan variable kedua
3. Tehnik sampling
Non probability sampling dengan sampling purposive, karena peneliti menentukan kriteria- kriteria tertentu siapa yang akan dijadikan sampel
4. Pengambilan data
Wawancara, observasi dan Kuesioner, karena peneliti melakukan anamnesa dan menggunakan kuesioner untuk menilai intensi merokok
5. Analisa data yang digunakan
Analisis data kategorik menggunakan uji chi squere karena ingin mengetahui tingkat signifikansi"


26. Erwin Purwanto AJB

pada : 27 March 2017

"Penelitian Kuantitatif Topik Nomor 2
AJ 1/B19/131611123026
1. Topik: Anak Berkebutuhan Khusus
2. Masalah: Hubungan pengetahuan orang tua terhadap cara perawatan anak dengan kebutuhan khusus pada keluarga yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus
3. Pertanyaan Peneitian: Apakah ada hubungan antara pendidikan orang tua terhadap perawatan pada anak dengan kebutuhan khusus?
4. Desain Penelitian: Korelasional, dengan mencari apakah adanya hubungan antara pengetahuan orang tua dengan perawatan yang diberikan pada anak dengan kebutuhan khusus
5. Teknik Sampling: Random Sampling dengan mengambil sampel secara acak dari populasi yang mempunyai anak dengan kebutuhan khusus
6. Teknik Pengambilan Data: Menggunakan Kuesioner
7. Analisa Data: Uji Korelasi apakah ada hubungan antara pengetahuan orang tua terhadap perawatan yang diberikan pada anak dengan kebutuhan khusus
8. Alasan Pemilihan Topik: adanya fenomena anak dengan kebutuhan khusus tidak mendapatkan perawatan yang seharusnya khususnya dari orang tuanya "


27. AKMAD ISMAIL

pada : 27 March 2017

"TUGAS “A” POINT 4: BUDAYA DAN KEHAMILAN

PENELITIAN KUALITATIF
1. Bagaimana persepsi ibu hamil terhadap budaya persalinan malarat di Madura (persalinan di dukun)?
2. Deskriptif design, karena bertujuan mendeskripsikan secara mendalam suatu fenomena budaya dengan pendekatan kualitatif
3. Penentuan responden menggunakanTeknik purposive sampling yaitu Responden sebagai unit analisis disesuaikan berdasarkan kebutuhan penelitian dan dianggap representatif dalam penelitian ini
Dan Informan ditentukan dengan menggunakanteknik snowball sampling, yaitu pengambilan sampel yang dilakukan secara berantai
4. Wawancara langsung dan focus interview, untuk menggali persepsi subjek secara terbuka tanpa intervensi jawaban dari peneliti
5. Analisis data dengan reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan

PENELITIAN KUANTITATIF
1. Apa saja factor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan ibu hamil trimester ke 3 untuk persalinan di dukun?
2. penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional
3. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang di kehendaki peneliti, sehingga dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Data yang diperoleh diuji menggunakan Chi square dan Fisher exact test
5. Analisis data dengan teknik Statistik deskriptif yaitu statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya, tanpa bermaksud membuat kesimpulan.
"


28. Synthia Paula Soriton

pada : 28 March 2017

"Nama : Synthia Paula Soriton
Nim : 131611123079 (AJ 2,B.19 /33)
Kualitatif : (Penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional BPJS)
1. Bagaimana penggunaan jaminan kesehatan nasional BPJS terhadap pelayanan kesehatan masyarakat Indonesia?
2. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran dan informasi mengenai penggunaan sistem jaminan kesehatan nasional BPJS kepada masyarakat.
3. Teknik sampling dengan menggunakan Cluster Sampling, sampel berdasarkan wilayah atau lokasi populasi.
4. Teknik pengambilan data adalah dengan wawancara tatap muka dan kuesioner , agar terstruktur dan pengumpulan data benar-benar sesuai pada semua subjek yang diteliti.
5. Teknik analisis data yang digunakan adalah model miles dan Huberman berdasarkan pada penelitian lapangan dengan memanfaatkan matrik yang dipetakan untuk mengadakan analisis membandingkan dan menelaah hubungan sebab akibat.
Kuantitatif :
1. Apakah ada pengaruh Perlindungan hukum tenaga perawat terhadap pelaksanakan tindakan medis diluar kewenangannya?
2. Desain penelitian yang digunakan adalah desain Eksperimental bertujuan untuk memperoleh gambaran sesuatu yang sudah ada atau sudah terjadi untuk diuji.
3. Teknik sampling dengan menggunanakan Simple Random Sampling dimana setiap elemen diseleksi secara acak dari banyaknya populasi yang ada.
4. Teknik pengambilan data dengan wawancara dialog secara langsung dan melakukan penelitian kepustakaan dari berbagai tulisan-tulisan ilmiah, buku-buku , peraturan perundang-undangan dan sumber lainnya yg terkait dengan penelitian yang dilakukan.
5. Teknik analisis deskriptif yaitu menguraikan dan menjelaskan masalah-masalah penelitian yang diteliti.
"


29. Yhunika Nur Mastiyas

pada : 28 March 2017

"Penelitian kualitatif
Topik no. 3 : penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS)
1.Pertanyaan penelitian :
Bagaimana efektivitas penggunaan kartu Jaminan Kesehatan Nasional terhadap kepatuhan keluarga dalam melakukan kontrol rutin pada anggota keluarga yang menderita Skizofrenia di RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang?
2.Desain penelitian :
Menggunakan desain penelitian deskriptif yang dilakukan secara sistematis dan lebih menekankan pada data faktual daripada penyimpulan. Fenomena disajikan apa adanya tanpa manipulasi dan peneliti tidak mencoba menganalisis bagaimana dan mengapa fenomena tersebut bisa terjadi. Oleh karena itu, penelitian jenis ini tidak memerlukan adanya suatu hipotesis.
3.Teknik sampling :
Menggunakan purposive sampling yaitu suatu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai yang dikehendaki peneliti (tujuan/masalah dalam penelitian), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya. Dalam penelitian ini, sampelnya adalah keluarga pasien Skizofrenia yang menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional.
4.Teknik pengambilan data :
Menggunakan teknik wawancara terstruktur, pengukurannya meliputi strategi yang memungkinkan adanya suatu kontrol dari pembicaraan sesuai dengan isi yang diinginkan peneliti. Daftar pertanyaan sudah disusun sebelum wawancara dan ditanyakan secara urut.
5.Analisis data :
Menggunakan analisis deskriptif, yaitu suatu prosedur pengolahan data dengan menggambarkan dan meringkas data secara ilmiah. Analisis data dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung, dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu. Pada saat wawancara, peneliti sudah melakukan analisis terhadap jawaban responden. Aktivitas ini dilakukan secara interaktif dan terus – menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh.
6.Alasan pemilihan topik :
Karena tertarik mengetahui seberapa efektif penggunaan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS) terhadap kepatuhan keluarga untuk melakukan kontrol rutin setiap bulan.

Penelitian kuantitatif
Topik no. 3 : penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS)
1.Pertanyaan penelitian :
Apakah ada hubungan antara kepemilikan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS) dengan kepatuhan keluarga dalam melakukan kontrol rutin pada anggota keluarga yang menderita Skizofrenia di RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang?
2.Desain penelitian :
Menggunakan desain penelitian korelasional : cross sectional, yaitu jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran/observasi data variabel independen dan dependen hanya satu kali pada satu saat.
3.Teknik sampling :
Menggunakan purposive sampling yaitu suatu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai yang dikehendaki peneliti (tujuan/masalah dalam penelitian), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya. Dalam penelitian ini, sampelnya adalah keluarga pasien Skizofrenia yang memiliki kartu Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS).
4.Teknik pengambilan data :
Menggunakan kuisioner, peneliti mengumpulkan data secara formal kepada subjek untuk menjawab pertanyaan secara tertulis. Responden akan diberikan penjelasan terlebih dahulu tentang tujuan penelitian, sebelum mengisi kuisioner dan diharapkan dapat mengisi surat pernyataan bersedia menjadi rsponden.
5.Analisis data :
Menggunakan analisis inferensial (uji signifikansi) yaitu uji korelasi : pearson
6.Alasan pemilihan topik :
Karena peneliti tertarik untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kepemilikan kartu BPJS terhadap kepatuhan kontrol pasien Skizofrenia

"


30. Tri Retno Widianingrum

pada : 28 March 2017

"1. Rumusan masalah: bagaimana hubungan pola asuh orang tua terhadap tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus?
2. desain penelitian : survei terhadap orang tua dan anak dengan kebutuhan khusus
3. purposive sampling, dilakukan pada orang tua dengan anak berkebutuhan khusus dan anak dengan kebutuhan khusus
4. teknik pengambilan data : wawancara dan observasi
5. b. Kuantitatif: menggunakan teknik analisis data model spradley, karena metode ini analisa data dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti pengamatan deskriptif"


31. Ahmad Asyroful Anam

pada : 28 March 2017

"PENELITIAN KUALITATIF KELUARGA DENGAN POLIGAMI
1.Pertanyaan tentang penelitian :
-Bagaimana penerimaan seorang istri
pertama dalam keluarga poligami yang
tinggal dalam satu rumah?
- Mengapa seorang istri bersedia
dipoligami dan tinggal satu rumah
dengan istri muda suaminya?
-Faktor-faktor yang berperan
dalam penerimaan diri pada
istri pertama dalam keluarga poligami
yang tinggal dalam satu rumah?
2. Desain penelitian : desain penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus
3. Teknik samping : Nonprobability sampling
4. Teknik pengambilan data :wawancara, observasi
5.Teknik analisa data : teknik analisa data kualitatif yang digunakan menurut Marshall dan Rossman
6. Alasan saya mengambil topik ini adalah ada keinginan Tahuan saya terhadap alsan seseorang laki laki itu ingin berpoligami."


32. Ahmad Asyroful Anam

pada : 28 March 2017

"PENELITIAN KUALITATIF KELUARGA DENGAN POLIGAMI
1.Pertanyaan tentang penelitian :
-Bagaimana penerimaan seorang istri
pertama dalam keluarga poligami yang
tinggal dalam satu rumah?
- Mengapa seorang istri bersedia
dipoligami dan tinggal satu rumah
dengan istri muda suaminya?
-Faktor-faktor yang berperan
dalam penerimaan diri pada
istri pertama dalam keluarga poligami
yang tinggal dalam satu rumah?
2. Desain penelitian : desain penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus
3. Teknik samping : Nonprobability sampling
4. Teknik pengambilan data :wawancara, observasi
5.Teknik analisa data : teknik analisa data kualitatif yang digunakan menurut Marshall dan Rossman
6. Alasan saya mengambil topik ini adalah ada keinginan Tahuan saya terhadap alsan seseorang laki laki itu ingin berpoligami."


33. Ahmad Asyroful Anam

pada : 28 March 2017

"Ahamad Asyroful Anam 131611123031 AJ1
PENELITIAN KUANTITATIF : Penggunaan Jaminan Kesehatan BPJS
1.Pertanyaan tentang penelitian :
-Bagaimana gambaran kepuasan peserta BPJS terhadap pelayanan yg diberikan Rumah sakit
2. Desain penelitian : desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif
3. Teknik samping : Nonprobability sampling
4. Teknik pengambilan data : Quesioner
5.Teknik analisa data : teknik analisa data dengan mengunakan analisis univarat dan bivarat uji chi-square
6. Alasan saya mengambil topik ini adalah mengambil topik ini adalah dikarenakan pada kenyataannya penggunan BPJS masih banyak syarat syarat yang ribet untuk menggunakan fasilitas BPJS, jadi saya ingin melihat gambaran kepuasan peserta BPJS terhadap pelayanannya"


34. Amalia Azmi

pada : 28 March 2017

"Penelitian Kualitatif
Topik : Pelayanan Prima di Rumah Sakit.
1. Bagaimana persepsi pasien tentang mutu pelayanan perawat ?
2. Design penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif karena tujuannya untuk menggambarkan persepsi pasien tentang mutu pelayan perawat
3. Teknik samping yag digunakan yaitu purposive sampling karena pengambilan sample diantara populasi sesuai dengan yang di kehendaki peneliti, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang sebelumnya.
4. Tekik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara karena bertujuan untuk mendapat informasi mengenai persepsi pasien tentang mutu pelayan perawat.
5. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu menggambarkan data yang diperoleh.

Penelitian Kuantitatif
Topik : Budaya dan kehamilan
1. Apakah ada hubungan antara perilaku pantang makanan dengan proses penyembuhan luka post partum ?
2. Design penelitian yang digunakan adalah cross sectional karena penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antar variabel
3. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik nonprobability sampling : incidental dimana sample yang diambil adalah subjek yang cocok sebagai sumber data.
4. Teknik pengambilan datanya adalah dengan observasi, teknik ini bertujuan untuk menghimpun dan merekam fenomena yang terjadi.
5. Analisa data yang digunakan adalah analisis inferensial yang bertujuan untuk melihat adanya hubungan atau tidak.
"


35. Nurul Dwi Ismayanti

pada : 28 March 2017

"Penelitian Kualitatif
Topik : Kegawatdaruratan di daerah pedesaan (A5)
1. Bagaimana pelaksanaan pelayanan kegawatdaruratan kebidanan Puskesmas PONED di kabupaten Magelang ?

2. Desain penilitian :
Deskriptif kualitatif, menggambarakan bagaimana pelaksanaan pelayanan kegawatdaruratan kebidanan Puskesmas PONED di kabupaten Magelang.

3. Teknik sampling :
Purposive Sampling adalah memilih sampel diantara populasi dengan yang dikehendaki peneliti, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang dikenal sebelumnya. Populasi yang diteliti adalah semua bidan Puskesmas PONED di kabupaten Magelang. Sampel pada penelitian ini adalah bidan yang telah memiliki sertifikat pelatihan PONED.

4. Teknik pengambilan data :
Indept Interview, mendapat keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan responden.

5. Analisa data :
Triangulasi, metode dilakukan dengan cara membandingkan informasi atau data dengan cara yang berbeda.
"


36. leli ika hariyati AJabsen

pada : 28 March 2017

"Topik nomer 2 : anak berkebutuhan khusus
A.Penelitian kualitatif
1.Pertanyaan penelitian :
Bagaimana cara pengasuhan pada anak kebutuhan khusus (retardasi mental) di rumah?
2.Desain penelitian :
Studi kasus (case study) karena untuk menggali informasi yang mendalam tentang cara pengasuhan anak berkebutuhan khusus (retardasi mental).
3.Teknik sampling :
Purposive sampling karena sample yang diambil memiliki kreteria khusus yang ditentukan oleh peneliti yaitu orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (retardasi mental).
4.Teknik pengambilan data :
•Wawancara (focus interview), agar subyek bersedia untuk berbicara secara terbuka.
•Observasi, untuk memilai tindakan yang telah dilakukan secara langsung.
5.Analisa data :
Model Miles dan Huberman karena analisis ini didasarkan pada penelitian dilapangan apakah ada satu atau lebih dari satu situs. Atas dasar pemahaman tentang adanya situs penelitian itu kemudian diakakan pemetaan atau deskiripsi tentang data itu ke dalam matrik. Dengan memanfaatkan matrik yang dipetakan maka peneliti mulai mengadakan analisis untuk memelaah hubungan sebab akibat.

B.Penelitian kuantitatif
1.Pertanyaan penelitian :
Apakah ada pengaruh tingkat pendidikan orang tua dengan cara pengasuhan anak berkebutuhan khusus (retardasi mental)?
2.Desain penelitian :
Rancangan penelitian korelasi (hubungan / asosiasi) karena peneliti dapat mencari, menjelaskan suatu hubungan, memperkirakan dan menguji berdasarkan teori yang ada.
3.Teknik sampling :
Purposive sampling karena sample yang diambil memiliki kreteria khusus yang tentukan oleh peneliti yaitu orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (retardasi mental) dengan tingkat pendidikan yang berbeda.
4.Teknik pengambilan data :
•Kuasioner, mengumpulkan data secara formal kepada subjek untuk menjawab pertanyaan secara tertulis.
•Observasi, untuk menilai tindakan yang telah ditentukan secara langsung.
5.Analisa data :
Statistik inferensial (analisis korelasional) karena peneliti mencari hubungan atau pengaruh antara dua variable yaitu tingkat pendidikan dan cara pengasuhan.
"


37. Dicky Rachmatsyah

pada : 28 March 2017

"Dicky Rachmatsyah
131611123062 / 16
AJ2 / B19

1. Mengapa terjadi keluarga dengan POLIGAMI.

2. Design penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, karena bertujuan untuk mengetahui mengapa fenomena keluarga ber POLIGAMI bisa terjadi.

3. Stratifikasi random sampling, karena bisa lebih mengetahui di tingkat strata pendidikan mana terjadi keluarga ber POLIGAMI.

4. Focus interview dan closed ended question, teknik ini diambil karena lebih sesuai dengan fenomena yg terjadi, dimana menggunakan pertanyaan secara luas dan jenis pertanyaan yg berhubungan dengan motivasi kepada subyek agar mau bersikap terbuka.

5. Analisis data menggunakan Analisis Deskriptif.


"


38. Galuh Rachmawati G.P

pada : 28 March 2017

"Penelitian kualitatif point A topik no.4 budaya dan kehamilan
1. Bagaimana persepsi ibu dengan penggunaan stagen di bawah pusar post partum
2. Design penelitian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif karena tujuannya untuk memperoleh pernyataan dn persepsi ibu terhadap penggunaan stagen di bawah pusar post partum
3. Dengan purposive sampling karena pengambilan sampel diantara populasi sesuai dengan yang di kehendaki peneliti, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang dikenal sebelumnya
4. Teknik pengambilan data wawancara dan observasi , karena data yang diperoleh secara objektif langsung dari responden dan observasi untuk menyajikan gambaran realistik perilaku atau kejadian, untuk menjawab pertanyaan, untuk membantu mengerti perilaku, dan untuk evaluasi yaitu melakukan pengukuran terhadap aspek tertentu melakukan umpan balik terhadap pengukuran tersebut.
5. Pemilihan jenis penelitian kualitatif karena Analisis data kualitatif dilakukan secara induktif, yaitu penelitian kualitatif \ tidak dimulai dari deduksi teori tetapi dimulai dari fakta empiris. Peneliti terjun ke lapangan, mempelajari, menganalisis, menafsirkan dan menarik kesimpulan dari fenomena yang ada di lapangan. Peneliti dihadapkan kepada data yang diperoleh dari lapangan. Dari data tersebut, peneliti harus menganalisis sehingga menemukan makna yang kemudian makna itulah menjadi hasil penelitian

Penelitian kuantitatif point A topik no.4 budaya dan kehamilan
1. Apakah ada hubungan kebiasaan senam hamil dengan kemajuan pembukaan ibu saat melahirkan
2. Penggunaan rancangan relasionship cross-sectional, untuk mengembangkan dan menjelaskan hubungan antara variabel
3. Penentuan sampling menggunakan purposive sampling
4. Pengumpulan data dengan cara observasi
5. Desain penelitian dengan kuantitatif karena hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubungan-hubungan kuantitatif

"


39. Muhammad Anis Taslim

pada : 28 March 2017

"Muhammad Anis Taslim/131611123019/AJ1 B19.
Penelitian kualitatif
No. 4 Budaya dan kehamilan
A. Pertanyaan penelitian
Bagaimana peran perawat dalam menghadapi budaya kehamilan yang bertentangan atau bertolak belakang dengan kesehatan ?
B. Desain penelitian
Desain penelitian yang diambil adalah dengan desain fenomenologis dikarenakan untuk mencari atau menemukan makna dengan menekankan pada fokus fenomena atau pengalaman subjektif ibu hamil dengan budayanya.
C. Teknik sampling
Teknik sampling yang diambil adalah teknik purposive sampling dikarenakan peneliti akan memilih sampel secara disengaja diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti dan fokus pada sampel yang akan diteliti. Alasan nya karena budaya dan kehamilan merupakan sampel dari beberapa populasi ibu hamil, jadi akan mempermudah peneliti dalam memfokuskan sampel akan diteliti.
D. Teknik pengambilan data
Teknik pengambilan data yang dilakukan dengan cara teknik wawancara dikarenakan untuk menggali informasi secara langsung dengan responden tentang pengalaman subjektif ibu hamil mengenai budayanya tanpa adanya intervensi jawaban dari peneliti.
E. Analisis data
Analisis data yang diambil dengan teknik reduksi data dikarenakan peneliti akan memfokuskan data, menggolongkan data, mengarahkan data yang telah diambil dan membuang data yang tidak perlu sehingga akan didapatkan hasil analisis data kesimpulan yang fokus pada budaya dalam kehamilan."


40. alpian umbu dewa

pada : 28 March 2017

"PELAYANAN PRIMA DI RUMAH SAKIT

Desain Penelitian Kualitatif
Bagaimanakah gambaran pelayanan prima di rumah sakit “A” ?

1. Apakah di rumah sakit ”A” sudah mengupayakan paparan informasi yang jelas melalui papan informasi atau petunjuk yang mudah dipahami dan diperoleh pada setiap tempat / lokasi pelayanan sesuai dengan kepentingannya menyangkut prosedur / tata cara pelayanan, pendaftaran, pengambilan sample atau hasil pemeriksaan, biaya / tarif pelayanan serta jadwal / waktu pelayanan ?
2. Apakah setiap aturan tentang prosedur / tata cara / petunjuk seperti yang tersebut di atas sudah dilaksanakan di rumah sakit ”A” secara tepat, konsisten, konsekuen sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku ?
3. Apakah di rumah sakit ”A” Hak dan kewajiban pemberi atau penerima pelayanan diatur secara jelas setiap persyaratan yang diwajibkan dalam rangka menerima pelayanan mudah diperoleh dan berkaitan langsung dengan kepentingan pelayanan serta tidak menambah beban masyarakat penerima pelayanan ?
4. Apakah di rumah sakit ”A” Tersedia loket informasi dan kotak saran bagi penerima pelayanan yang mudah dilihat / dijumpai pada setiap tempat pelayanan dan apakah saran yang masuk selalu dipantau dan dievaluasi ?
5. Apakah di rumah sakit ”A” Penanganan proses pelayanan sudah dilakukan oleh petugas yang berwenang atau kompeten, mampu terampil dan professional sesuai spesifikasi tugasnya ?
6. Apakah di rumah sakit ”A” melaksanakan pola pelayanan yang tepat sesuai dengan sifat dan jenis pelayanan yang bersangkutan dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaannya ?
7. Apakah di rumah sakit ”A” Biaya atau tarif pelayanannya ditetapkan secara wajar dengan memperhitungkan kemampuan masyarakat ?
8. Apakah di rumah sakit ”A” Pemberian pelayanan dilakukan secara tertib, teratur dan adil, tidak membedakan status social masyarakat ?
9. Apakah di rumah sakit ”A” Kebersihan dan sanitasi lingkungan tempat dan fasilitas pelayanan sudah melaksanakan pembersihan secara rutin dan penyediaan fasilitas pembuangan sampah / kotoran secukupnya sesuai dengan kepentingannya ?
10. Apakah di rumah sakit ”A” petugas memberikan pelayanan dengan sikap ramah dan sopan serta berupaya meningkatkan kinerja pelayanan secara optimal dengan kemampuan pelayanan yang tersedia dalam jumlah dan jenis yang cukup ?

DESAIN PENELITIAN
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan terhadap variabel mandiri tanpa membandingkan atau menggabungkan dengan variabel lain.


TEKHNIK SAMPLING
1. Populasi dan Sampel
teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah non probability sampling dengan carasampling insidental.
a. Populasi
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu terdiri dari pasien rawat inap, rawat jalan dan pegawai rumah sakit “A”
b. Sampel
Dengan rumus
Dimana n = jumlah sampel
N = jumlah populasi
e = perkiraan tingkat kesalahan (10 % / 0,1 )
2. Teknik pengambilan data Pengumpulan Data
Teknik dan alat yang digunakan dalam penelitian yaitu: Angket/Kuesioner, dan Observasi.

PELAYANAN PRIMA DI RUMAH SAKIT.
Desain Penelitian Kuantitatif
Pertanyaanya:
Adakah hubungan kualitas pelayanan prima dan tingkat kepuasan pasien di rumah sakit “B”?
Desain Penelitian
Jenis penelitian yang akan digunakan bersifat deskriptif analitik non eksperimental dengan pendekatan cross-sectional.
Tekhnik Sampling
Metode pengambilan sampel yang dipergunakan adalah Probability samples atau random sample.
1. Popoulasi dan sampel
a. Populasi
seluruh pasien yang mempergunakan fasilitas pelayanan kesehatan di RS “B”
b. Sampel
Adapun kriteria sampelnya sebagai berikut, inklusi : semua pasien rawat inap dengan minimal 3 hari.Pasien dapat berkomunikasi dengan baik. Kriteria eksklusi, pasien yang akan dirujuk, pasien berumur kurang dari 18 tahun, pasien yang menolak untuk menjadi responden.

2. Tekhnik pengambilan data
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner.

"


41. Galuh Rachmawati G.P

pada : 28 March 2017

"Penelitian kualitatif point A topik no.4 budaya dan kehamilan
1. Bagaimana persepsi ibu dengan penggunaan stagen di bawah pusar post partum
2. Design penelitian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif karena tujuannya untuk memperoleh pernyataan dn persepsi ibu terhadap penggunaan stagen di bawah pusar post partum
3. Dengan purposive sampling karena pengambilan sampel diantara populasi sesuai dengan yang di kehendaki peneliti, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang dikenal sebelumnya
4. Teknik pengambilan data wawancara dan observasi , karena data yang diperoleh secara objektif langsung dari responden dan observasi untuk menyajikan gambaran realistik perilaku atau kejadian, untuk menjawab pertanyaan, untuk membantu mengerti perilaku, dan untuk evaluasi yaitu melakukan pengukuran terhadap aspek tertentu melakukan umpan balik terhadap pengukuran tersebut.
5. Pemilihan jenis penelitian kualitatif karena Analisis data kualitatif dilakukan secara induktif, yaitu penelitian kualitatif \ tidak dimulai dari deduksi teori tetapi dimulai dari fakta empiris. Peneliti terjun ke lapangan, mempelajari, menganalisis, menafsirkan dan menarik kesimpulan dari fenomena yang ada di lapangan. Peneliti dihadapkan kepada data yang diperoleh dari lapangan. Dari data tersebut, peneliti harus menganalisis sehingga menemukan makna yang kemudian makna itulah menjadi hasil penelitian

Penelitian kuantitatif point A topik no.4 budaya dan kehamilan
1. Apakah ada hubungan kebiasaan senam hamil dengan kemajuan pembukaan ibu saat melahirkan
2. Penggunaan rancangan relasionship cross-sectional, untuk mengembangkan dan menjelaskan hubungan antara variabel
3. Penentuan sampling menggunakan purposive sampling
4. Pengumpulan data dengan cara observasi
5. Desain penelitian dengan kuantitatif karena hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubungan-hubungan kuantitatif

"


42. alpian umbu dewa

pada : 28 March 2017

"Nama : Alpian Umbu Dewa
Nim : 131611123036
Kelas : AJ –I B19

PELAYANAN PRIMA DI RUMAH SAKIT

Jenis Desain Penelitian : Kualitatif
Bagaimanakah gambaran pelayanan prima di rumah sakit “A” ?

1. Apakah di rumah sakit ”A” sudah mengupayakan paparan informasi yang jelas melalui papan informasi atau petunjuk yang mudah dipahami dan diperoleh pada setiap tempat / lokasi pelayanan sesuai dengan kepentingannya menyangkut prosedur / tata cara pelayanan, pendaftaran, pengambilan sample atau hasil pemeriksaan, biaya / tarif pelayanan serta jadwal / waktu pelayanan ?
2. Apakah setiap aturan tentang prosedur / tata cara / petunjuk seperti yang tersebut di atas sudah dilaksanakan di rumah sakit ”A” secara tepat, konsisten, konsekuen sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku ?
3. Apakah di rumah sakit ”A” Hak dan kewajiban pemberi atau penerima pelayanan diatur secara jelas setiap persyaratan yang diwajibkan dalam rangka menerima pelayanan mudah diperoleh dan berkaitan langsung dengan kepentingan pelayanan serta tidak menambah beban masyarakat penerima pelayanan ?
4. Apakah di rumah sakit ”A” Tersedia loket informasi dan kotak saran bagi penerima pelayanan yang mudah dilihat / dijumpai pada setiap tempat pelayanan dan apakah saran yang masuk selalu dipantau dan dievaluasi ?
5. Apakah di rumah sakit ”A” Penanganan proses pelayanan sudah dilakukan oleh petugas yang berwenang atau kompeten, mampu terampil dan professional sesuai spesifikasi tugasnya ?
6. Apakah di rumah sakit ”A” melaksanakan pola pelayanan yang tepat sesuai dengan sifat dan jenis pelayanan yang bersangkutan dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaannya ?
7. Apakah di rumah sakit ”A” Biaya atau tarif pelayanannya ditetapkan secara wajar dengan memperhitungkan kemampuan masyarakat ?
8. Apakah di rumah sakit ”A” Pemberian pelayanan dilakukan secara tertib, teratur dan adil, tidak membedakan status social masyarakat ?
9. Apakah di rumah sakit ”A” Kebersihan dan sanitasi lingkungan tempat dan fasilitas pelayanan sudah melaksanakan pembersihan secara rutin dan penyediaan fasilitas pembuangan sampah / kotoran secukupnya sesuai dengan kepentingannya ?
10. Apakah di rumah sakit ”A” petugas memberikan pelayanan dengan sikap ramah dan sopan serta berupaya meningkatkan kinerja pelayanan secara optimal dengan kemampuan pelayanan yang tersedia dalam jumlah dan jenis yang cukup ?

DESAIN PENELITIAN
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan terhadap variabel mandiri tanpa membandingkan atau menggabungkan dengan variabel lain.


TEKHNIK SAMPLING
1. Populasi dan Sampel
teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah non probability sampling dengan carasampling insidental.
a. Populasi
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu terdiri dari pasien rawat inap, rawat jalan dan pegawai rumah sakit “A”
b. Sampel
Dengan rumus
Dimana n = jumlah sampel
N = jumlah populasi
e = perkiraan tingkat kesalahan (10 % / 0,1 )
2. Teknik pengambilan data Pengumpulan Data
Teknik dan alat yang digunakan dalam penelitian yaitu: Angket/Kuesioner, dan Observasi.

PELAYANAN PRIMA DI RUMAH SAKIT.
Desain Penelitian Kuantitatif
Pertanyaanya:
Adakah hubungan kualitas pelayanan prima dan tingkat kepuasan pasien di rumah sakit “B”?
Desain Penelitian
Jenis penelitian yang akan digunakan bersifat deskriptif analitik non eksperimental dengan pendekatan cross-sectional.
Tekhnik Sampling
Metode pengambilan sampel yang dipergunakan adalah Probability samples atau random sample.
1. Popoulasi dan sampel
a. Populasi
seluruh pasien yang mempergunakan fasilitas pelayanan kesehatan di RS “B”
b. Sampel
Adapun kriteria sampelnya sebagai berikut, inklusi : semua pasien rawat inap dengan minimal 3 hari.Pasien dapat berkomunikasi dengan baik. Kriteria eksklusi, pasien yang akan dirujuk, pasien berumur kurang dari 18 tahun, pasien yang menolak untuk menjadi responden.

2. Tekhnik pengambilan data
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner.

"


43. Getrudis Fransiska Diaz

pada : 28 March 2017

"Kualitatif ( A – 6 )
1. Bagaimana presepsi pasien terhadap perilalu caring ( empati )perawat dalam praktek keperawatan?
2. Desain yang di gunakan adalah desain deskriptif , yang bertujuan untuk menjelaskan, memberi suatu nama, situasi atau fenomena dalam menemukan ide baru.
3. Teknik sampling yang di gunakan adalah quota sampling yaitu penetapan subjek berdasarkan kapasitas / daya tampung yang diperlukan dalam penelitian.
4. Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu dengan menggunakan kuisioner yang akan diisi oleh responden.

Kuantitatif :
1. Adakah hubungan antara dukungan social keluarga dengan kemampuan perawatan diri anak retardasi mental ?
2. Desain yang di gunakan adalah deskriptif korelasi , yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan korelatif antar variabel.
3. Teknik sampling yang di gunakan adalah sampling purposive yaitu suatu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu dengan menggunakan kuisioner.

"


44. ERNA SUSANTI

pada : 28 March 2017

"Nama : Erna Susanti
Nim : 131611123016
Kelas : Aj 1 – B19

PENELITIAN KUALITATIF
KELUARGA DENGAN POLIGAMI
ALASAN YANG MENDASARI SEORANG SUAMI BERPOLIGAMI
Alasan peneliti memilih topik diatas berdasarkan fakta penelitian menunjukkan alasan
suami berpoligami karena alasan yang kurang jelas selain kondisi fisik istri yang infertilitas.
1. PERTANYAAN :
Apakah yang mendasari seorang suami berpoligami ?
2. DESAIN PENELITIAN :
Mengunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang menekankan
fokus kepada pengalaman subjektif manusia dan interprestasi , mencoba mencari arti
pengalaman dalam kehidupan.Berbagai alasan seorang suami melakukan poligami
dikeranakan alasan seksual, faktor istri yang belum juga dikaruniai keturunan dalam usia
perkawinan 5 tahun, karena suami merasa mampu mencukupi kebutuhan keluarga.

3. TEHNIK SAMPLING :
Menggunakan purposive sampling karena yang diinginkan peneliti adalah mencari alasan
yang mendasari seorang suami melakukan poligami. Peneliti dalam tehnik ini
menggunakan beberapa participan untuk mendapatkan data yang ingin dicapai.

4. TEHKNIK PENGUMPULAN DATA :
Menggunakan tekhik wawancara dan observasi .
1. Wawancara merupakan salah satu tekhnik pengumpulan data kualitatif dengan melakukan pertanyaan sehingga participan dapat memberikan informasi yang tidak terbatas dan mendalam dari berbagai perspektif . Wawancara dapat dilakukan secara terstruktur ( rekaman suara,) dan tidak terstruktur(tidak menggunakan pedoman sitematis/bebas).
2. Observasi dilakukan untuk memperoleh data gambaran realistik perilaku ataukejadian,untuk menjawab petanyaan,untuk membantu mengerti perilaku participan,dan mengevaluasi (mengukur) terhadap aspek tertentu untuk melakukan umpan balik pengukuran.

Yang perlu diperhatikan peneliti dalam melakukan wawancara maupun observasi
adalah PRINSIP ETIKA :
1. PSP (Persetujuan Setelah Penjelasan) kepada induvidu,penjelasan tidak boleh selektif,tidak mempengaruhi secara berlebihan/netral, perangsangan (tepat dalam hal manfaat,penambahan ilmu ; imbalan/uang ; wajar,mengganti biaya perjalanan,kompensasi kerugian),konflik kepentingan).
2. MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN :
Mengkomunikasikan hasil penelitian dan meminimalkan kerugian(cegah kerugian waktu,privasi,nama baik, meminimalkan resiko fisik,sosial dan mencari solusi,cegah kerugian akibat publikasi : misal tidak sesuai norma/budaya.
3. KERAHASIAAN :
Melindungi kerahasiaan data (menghilangkan identifikasi perseorangan,membatasi akses kepaa data,penyimpanan ketat)
4. KONFLIK KEPENTINGAN :
Identifikasi konflik kepentingan yang mungkin timbul,setiap konflik harus dijelaskan kepada komisi etik,calon subyek yang diteliti yang dinyatakan secara tertulis dan menjaga obyektifitas ilmiah.
5. JUSTICE :
Sangat penting memberikan penjelasan tentang yang akan dilakukan pada data dari partipan dan mendapat pesetujuan dalam pemanfaatannya,membagi adil antara keuntungan dan resiko dan perlakuan sama.
5.ANALISA DATA :
Menggunakan analisa data model spradley karena peneliti bermaksud memanfaatkan
hubungan semantik maksudnya saat menganalisa data perlu menggunakan hubungan
semantik yang dikaitkan dengan masalah penelitian(relevan). Saat pengamatan deskriptif
seluruh hubungan biasannya teridentifikasi . Meliputi : Domein,Taksonomi dan Tema.


PENELITIAN KUANTITATIF
HUBUNGAN ANTARA SIKAP PENERIMAAN ISTRI
TERHADAP PERILAKU POLIGAMI OLEH SUAMI
Alasan yang mendasari peneliti memilih topik diatas adalah untuk membuktikan apakah yang mendasari seorang istri bersedia dipoligami oleh suami.
1.PERTANYAAN :
Apakah ada hubungan antara sikap penerimaan istri terhadap perilaku poligami oleh suami ?
2.DESAIN PENELITIAN :
Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional karena lebih efisien dalam mencari korelasi antar faktor resiko dengan dampak nya sebab setiap subyeknya diobservasi /diukur hanya satu kali menurut keadaan status status pada saat observasi. Jenis ini lebih menekankan waktu pengukuran/observasi data variabel independen dan dependen cukup satu kali saja tanpa tindak lanjut.
3.TEKHNIK SAMPLING :
Peneliti menggunakan Non Probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, karena setiap anggota populasi tidak memilki kesempatan yang sama sebagai sampel. Ini merupakan teknik penentuan sampel dengan pertimbangan khusus sehingga layak dijadika sampel. (seberapa dalamnya sikap penerimaan istri yang dipoligami).
4.TEKHNIK PENGUMPULAN DATA :
1. Peneliti menggunakan tekhnik observasi terstruktur agar kesimpulan yang ditarik benar-benar berasal dari fakta kenyataan dan keakuratan data yang diukur.Secara terstruktur yaitu harus cermat dengan mendasarkan pada perencanaan yang matang,pengelompokkannya,pencatatan,dan pemberian kode terhadap hal-hal yang sudah ditetapkan pada fakta subyek.(sikap penerimaan istri yang di poligami.
2. Tekhnik kuesioner yaitu agar subyek mampu menjawab dengan bebas dan terbuka semua
pertanyaan yang di ajukan.
5. ANALISA DATA :
Menggunakan analisa data deskrptif agar bisa mengolah data dengan digambarkan dan diringkas secara ilmiah dalam bentuk grafik yang meliputi frekuensi,proporsi dan rasio,ukuran kecenderungan pusat juga ukuran variasi)dengan uji statistik bivariat untuk mencari korelasi kedua variabel dan uji korelasi spearman untuk menyajikan hasil kuesioner sebagai ordinal.





"


45. Selvi Ratu Djawa

pada : 28 March 2017

"NIM: 131611123005
Kelas : Aj1 B19

Topik No 5: Kegawatdaruratan di daerah pedesaan
(2 jenis penelitian untuk 1 topik ini)

Penelitian Kualitatif
1. Pertanyaan Penelitian
Bagaimana riwayat terjadinya kasus kegawatdaruratan yang berakibat kematian maternal terjadi di masyarakat Desa Kualin Kabupaten TTS- NTT
2. Desain penelitian
Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Melalui studi kasus ini maka akan diperoleh gambaran nyata mengenai kejadian yang dialami informan dan studi ini cocok untuk mempelajari kasus-kasus yang jarang dan disebabkan oleh lebih dari satu faktor penyebab.
3. Teknik sampling
Teknik sampling yang digunakan oleh peneliti adalah purposive sample. Purposive sample adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu dengan berpedoman pada syarat-syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut :
• Pengambilan sampel harus didasarkan atas ciri-ciri, sifat-sifat atau karakteristik tertentu, yang merupakan ciri-ciri pokok populasi.
• Subjek yang diambil sebagai sampel benar-benar merupakan subjek yang paling banyak mengandung ciri-ciri yang terdapat pada populasi (key subjectis).
• Penentuan karakteristik populasi dilakukan dengan cermat di dalam studi pendahuluan.
Dalam penelitian kualitatif, hal yang menjadi bahan pertimbangan utama dalam pengumpulan data adalah pemilihan informan dan tidak digunakan istilah populasi. Karena penelitian ini mengkaji tentang kasus kegawatdaruratan obstetrik yang berakibat kematian maternal maka informan utama adalah bidan desa. Dari informan kunci ini selanjutnya diminta untuk memberikan rekomendasi untuk memilih informan-informan berikutnya (dengan catatan informan-informan tersebut merasakan dan menilai kasus kegawatdaruratan obstetrik yang berakibat kematian maternal sehingga terjadi sinkronisasi dan validasi data yang didapatkan dari informan pertama).
4. Teknik pengambilan data
Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara terhadap suami dan anggota keluarga lain yang mengetahui kejadian kematian maternal. Pengumpulan data di lapangan melalui proses perekaman dengan alat bantu tape recorder. Selain itu keterangan tambahan diperoleh pula dari informan kunci yang teridiri dari bidan yang merawat kasus, tetangga, ketua PKK, serta tokoh masyarakat setempat. Keterangan ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran mengenai adat kebiasaan dan perilaku masyarakat dalam melakukan perawatan selama masa kehamilan dan persalinan.
5. Analisis data
Setelah melakukan wawancara, analisis data dimulai dengan membuat transkrip hasil wawancara , dengan cara memutar kembali rekaman hasil wawancara, mendengarkan dengan seksama, kemudian menuliskan kata-kata yang didengar sesuai dengan apa yang ada direkaman tersebut. Untuk wawancara mendalam, transkrip harus dibuat dengan menggunakan bahasa sesuai hasil wawancara (bahasa daerah, bahasa asing, bahasa ‘khusus’ dll). Setelah peneliti menulis hasil wawancara tersebut kedalam transkrip, selanjutnya peneliti membaca kembali secara cermat untuk kemudian dilakukan reduksi data. Peneliti membuat reduksi data dengan cara membuat abstraksi, yaitu mengambil dan mencatat informasi-informasi yang bermanfaat sesuai dengan konteks penelitian atau mengabaikan kata-kata yang tidak perlu sehingga didapatkan inti kalimatnya saja, tetapi bahasanya sesuai dengan bahasa informan. Abstraksi yang sudah dibuat dalam bentuk satuan-satuan yang kemudian dikelompokkan dengan berdasarkan taksonomi dari domain penelitian. Analisis Domain adalah memperoleh gambaran yang umum dan menyeluruh dari obyek/penelitian atau situasi sosial. Analisis taksonomi yaitu dengan memilih domain kemudian dijabarkan menjadi lebih terinci, sehingga dapat diketahui struktur internalnya. Selanjutnya peneliti melakukan interpretasi dan menyajikan secara naratif.



Penelitian Kuantitatif
1. Pertanyaan Penelitian
Apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang penanganan pertama korban tenggelam air laut terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat nelayan di Desa Tablolong Kabupaten Kupang.
2. Desain, Jenis Penelitian.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimen, dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Postest, yakni suatu rancangan penelitian dengan melibatkan dua pengukuran pada subjek yang sama terhadap suatu pengaruh atau perlakuan tertentu. Pengukuran pertama dilakukan sebelum diberi perlakuan tertentu dan pengukuran kedua dilakukan setelah perlakuan. Dasar pemikirannya sederhana, yaitu bahwa apabila suatu perlakuan tidak memberi pengaruh maka perbedaan rata-ratanya adalah nol. Rancangan eksperimen ini tidak terdapat kelompok pembanding (kontrol), akan tetapi minimal sudah dilakukan observasi pertama yang dapat membantu peneliti apabila terjadi perubahan-perubahan setelah dilakukan eksperimen.
3. Teknik Sampling
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga nelayan (ayah dan ibu) yang tinggal di Desa Tablolong. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang di miliki oleh populasi. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian ini adalah non probability sampling yaitu Purposive sampling, dimana teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan tujuan/masalah penellitian sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
4. Teknik Pengambilan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner/angket untuk menilai pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam pencegahan dan penanganan Pertama Korban Tenggelam Air Laut Terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Nelayan di Desa Tablolong Kabupaten Kupang. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lembar kuisioner sebelum diberikan pendidikan keseshatan dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Lembar kuisioner terdiri dari 10 item pertanyaan dan setiap pertanyaan yang benar mendapat skor 1. Dengan 3 kategori penilaian yaitu Baik (8-10), Cukup (8-6), Kurang ("


46. Crispina Suwarti Nuryanti

pada : 28 March 2017

"Topik : Keluarga dengan poligami
Pertanyaan penelitian: Bagaimana perkembangan jiwa anak pada keluarga dengan poligami?
Desain penelitian: Kualitatif (case study research), karena untuk memahami suatu masalah secara mendalam, menyeluruh, menggambarkan kepribadian individu, serta mempelajari secara intensif tentang latar belakang masalah sehingga mudah dipahami.
Tehnik sampling: Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, karena untuk mewakili karateristik populasi yang sesuai dengan persyaratan sampel yang diperlukan sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu anak dari keluarga dengan poligami.
Tehnik pengambilan data: Tehnik pengambilan data dengan cara observasi dan wawancara mendalam, serta rekaman audio. Observasi dilakukan dengan melakukan pengamatan dan pencatatan secara sistematis untuk memahami gejala atau perilaku yang sedang diselidiki atau diamati. Wawancara dilakukan dengan pertanyaan open-ended, sehingga informan dapat memberikan informasi yang tidak terbatas dan mendalam dari berbagai perspektif. Rekaman audio dibutuhkan untuk menangkap inti dari pembicaraan, sehingga isi wawancara dalam rekaman dapat digunakan untuk melengkapi data pada saat pengolahan data.
Analisa data: Tehnik analisa data adalah dengan menggunakan teknik analisis deskriptif yang dilakukan dengan 3 alur yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data dilakukan untuk memberikan gambaran yang lebih spesifik dan mempermudah peneliti melakukan pengumpulan data. Penyajian data akan memudahkan peneliti untuk memahami data-data sehingga informasi dapat disimpulkan. Pada langkah penarikan kesimpulan peneliti berusaha mencari makna dari data yang diperoleh untuk mengambil kesimpulan.

Pertanyaan penelitian: Apakah ada hubungan prestasi belajar anak dengan pola asuh anak pada keluarga dengan poligami di Sekolah Dasar Ngarum III?
Desaign penelitian: Design yang digunakan adalah studi korelasi, karena untuk mencari hubungan antara variabel dependen dan variabel independen.
Tehnik Sampling: Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, , karena untuk mewakili karateristik populasi yang sesuai dengan persyaratan sampel yang diperlukan sesuai dengan tujuan penelitian yaitu anak di Sekolah Dasar Ngarum III yang orangtaunya melakukan perkawinan poligami.
Tehnik pengambilan data: Tehnik pengambilan data dengan kuesioner dan dokumentasi. Karena dari kuesioner akan didapatkan jawaban-jawaban yang berhubungan dengan masalah penelitian, dan jawaban-jawaban dari pertanyaan juga mempunyai makna dalam menguji hipotesis. Dokumentasi dibutuhkan untuk mendapatkan data hasil evaluasi belajar anak di Sekolah Dasar Ngarum III yang dibutuhkan.
Analisa data: Analisa data dengan menggunakan uji statistik Spearman, yaitu untuk mengetahui hubungan antara dua variabel.
"


47. Arum Rakhmawati

pada : 28 March 2017

"Penelitian Kualitatif
1. Bagaimana persepsi ibu terhadap pantangan dan anjuran mengkonsumsi makanan tertentu serta berbagai ritual pada kehamilan?
2. Desaign penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif karena bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai praktek budaya perawatan pada kehamilan
3. Teknik sampling snow ball karena bermula pada salah seorang yang dapat dijadikan sebagai sumber informasi utama untuk selanjutnya memberikan rekomendasi untuk warga desa yang dapat dijadikan informan berikutnya
4. Teknik pengambilan data dengan wawancara mendalam dan observasi untuk mengamati serta menilai tindakan yang telah dilakukan
5. Teknik analisa data adalah deskriptif kualitatif

Penelitian Kuantitatif
1. Apakah ada hubungan antara budaya pantang makan, status ekonomi, dan pengetahuan zat gizi dengan status gizi pada ibu hamil trimester III?
2. Desaign penelitian cross sectional untuk mencari hubungan anatara variable independen (faktor resiko) dengan variable dependen (efek)
3. Teknik sampling non probability sampling dengan pendekatan quota sampling yaitu dengan tidak memilih secara acak melainkan secara kebetulan saja
4. Tenik pegambilan data kuesioner berisi daftar pertanyaan yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dan observasi pengukuran LILA untuk mengetahui status gizi ibu hamil
5. Teknik analisa data dengan analisis univariat dan bivariate. Univariat dilakukan untuk satu variable atau per variable dan bivariate untuk menganalisis hubungan lebih dari dua variabel
"


48. OKTAPIANTI

pada : 28 March 2017

"OKTAPIANTI-131611123018-B19-AJ1

Penelitian kualitatif soal A no. 3
PENGGUNAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (BPJS)
1. Bagaimana persepsi masyarakat pengguna jaminan kesehatan nasional (BPJS) terhadap pelayanan kesehatan ?

2. Desain penelitian secara deskriptif karena bertujuan untuk memaparkan fenomena persepsi masyarakat, yang disajikan secara apa adanya tanpa manipulasi dan peneliti tidak mencoba menganalisis bagaimana dan mengapa fenomena tersebut bisa terjadi.

3. Tekhnik samplingnya yaitu Nonprobability sampling : jenis purposive sampling. Peneliti memilih sampel masyarakat pengguna BPJS diantara populasi yang sesuai dengan yang dikehendaki peneliti, sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi tersebut.

4. Tekhnik pengambilan data dengan menggunakan :
a. Wawancara tidak terstruktur
Yaitu secara langsung tanpa adanya suatu topik khusus yang dibicarakan. Tujuannya adalah untuk menggali emosi dan pendapat dari subjek mengenai persepsinya terhadap pelayanan kesehatan.
b. Kuesioner dengan open ended questions
Yaitu pertanyaan terbuka dan langsung pada intinya. Dimana subjek tidak hanya menjawab dari pertanyaan yang diberikan, tetapi juga bisa mengemukakan pendapatnya.

5. Analisis data menurut Miles dan Huberman dengan 3 tahap yaitu
a. Reduksi data
Yaitu memilih dan meringkas dokumen yang relevan
b. Penyajian data
Yaitu menyusun data yang relevan sehingga menjadi informasi yang dapat disimpulkan dan memiliki makna tertentu.
c. Penarikan kesimpulan
Yaitu penarikan kesimpulan berdasarkan temuan dan melakukan verifikasi data.

6. Alasan memilih masalah tersebut adalah ingin mengetahui seperti apa pelayanan kesehatan dimata masyarakat, apakah masih kurang baik, cukup atau sudah baik. Sehingga bisa diperbaiki lagi dan ditingkatkan lagi agar pelayanan kesehatan lebih baik lagi.
"


49. Yoga Trilintang Pamungkas

pada : 28 March 2017

"Nama : Yoga Trilintang Pamungkas
NIM : 131611123073
Kelas / Angkatan: AJ 2 / B 19
Topik Kuantitatif : Penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS)
1. Pertanyaan Penelitian
Bagaimana pengaruh jaminan kesehatan nasional (BPJS) terhadap tingkat kesehatan masyarakat dengan sosial ekonomi rendah di Indonesia.
2. Design Penelitian
Quasi eksperimental design, dimana penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil uji antara pre dan post pada masyarakat dengan sosial ekonomi rendah setelah diberlakukannya jaminan kesehatan nasional (BPJS).
3. Teknik Sampling
Purposive sampling, yaitu dengan memilih sampel yang dikehendaki peneliti, dan data sampel penelitian yang diambil dapat disesuaikan dengan kriteria sampel penelitian.
4. Teknik Pengambilan Data
Observasi terstruktur, dimana objek atau masyarakat dengan sosial ekonomi rendah akan diamati perubahan tingkat kesehatannya dari sebelum hingga sesudah diberlakukannya jaminan kesehatan nasional (BPJS).
5. Analisa Data
Wilcoxon signed rank test, dimana dengan membandingkan variabel dependen dan variabel kontrol pada saat pre dan post intervensi atau sebelum dan sesudah diberlakukannya jaminan kesehatan nasioal (BPJS).
"


50. Dhinar Retno Panitis

pada : 28 March 2017

"Tema: Anak berkebutuhan khusus
Metodologi penelitian kualitatif
1. Bagaimana peran orang tua dalam merawat anak berkebutuhan khusus?
2. Desain Penelitian : Deskriptif dengan Study Kasus
3. Teknik Sampling : Nonprobability Sampling yaitu dengan Purposive Sampling, artinya yang dijadikan sampel adalah orang tua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus
4. Teknik Pengambilan Data : Observasi Terstruktur dan Wawancara Terstruktur karena penulis mendefinisikan apa yang akan di observasi melalui suatu perencanaan yang matang.
5. Analisa Data : Analisis data menurut Miles dan Huberman dengan 3 teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
6. Alasan Pemilihan Topik : Masih banyak orang tua yang kurang berperan dalam merawat anak berkebutuhan khusus
"


51. Dhinar Retno Panitis

pada : 28 March 2017

"Tema: kekerasan/penelantaran terhadap lansia
Metodologi Penelitian kuantitatif

1. Apakah ada hubungan antara beban keluarga dalam merawat lansia dengan tindakan kekerasan/penelantaran terhadap lansia?
2. Desain Penelitian : Deskriptif korelasi
3. Teknik Sampling : Random Sampling dengan mengambil sampel secara acak dari populasi yang memiliki lansia.
4. Teknik Pengambilan Data : Kuesioner
5. Analisa Data : Analisa data bivariat dengan menggunakan chi square. Peneliti menguji dua kelompok data baik variabel independen maupun dependennya berbentuk kategorik. Kemudian analisa multivariat dengan uji regresi logistik. Uji ini diaplikasikan ketika peneliti ingin mengetahui hubungan antara variabel dependen dengan satu atau lebih variabel independen.
6. Alasan Pemilihan Topik : Masih banyak lansia yang terlantar dan mengalami kekerasan dalam keluarga
"


52. Rian Kusuma Dewi

pada : 28 March 2017

"Nama : Rian Kusuma Dewi
NIM : 131611123006
Kelas : B19/ AJ1

Topik : Pelayanan prima di Rumah Sakit
Jenis Penelitian : Kualitatif
Pertanyaan Penelitian : Apa faktor yang mempengaruhi kepuasaan pasien post kemoterapi terhadap pelayanan keperawatan di Ruang X Rumah Sakit Y?
Desain Penelitian : Kualitatif deskriptif. Desain penelitian ini dipilih karena peneliti ingin mendeskripsikan peristiwa-peristiwa yang terjadi saat ini.
Teknik Sampling : Non probability sampling dengan purposive sampling. Teknik sampling ini dipilih karena penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan tujaun dalam penelitian.
Teknik Pengambilan Data : Observasi tidak terstruktur dan wawancara tidak terstrukur. Dengan menggunakan observasi dan wawancara yang tidak terstruktur akan lebih menggali emosi dan pendapat subjek terhadap suatu masalah penelitian.
Analisa Data : Teknik analisa data penelitian kualitatif menurut Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
"


53. Rian Kusuma Dewi

pada : 28 March 2017

"Nama : Rian Kusuma Dewi
NIM : 131611123006
Kelas : B19/ AJ1

Topik : Pelayanan prima di Rumah Sakit
Jenis Penelitian : Kuantitatif
Pertanyaan Penelitian : Bagaimana hubungan dicharge planning terhadap tingkat kemandirian pasien dengan gangguan cardiovaskuler pasca hospitalisasi di Unit Pelayanan Jantung RSUP Dr. Kariadi Semarang?
Desain Penelitian : Kuantitatif korelasional. Desain penelitian ini dipilih karena peneliti ingin mengkaji hubungan antara dicharge planning dengan tingkat kemandirian pasien dengan gangguan cardiovaskuler pasca hospitalisasi.
Teknik Sampling : Non probability sampling dengan purposive sampling. Teknik sampling ini dipilih karena penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan tujaun dalam penelitian.
Teknik Pengambilan Data : Observasi tidak terstruktur, wawancara terstrukur dan kuesioner dengan menggunakan closed ended question: multiple choice. Observasi tidak terstruktur memungkinkan peneliti untuk terlibat kegiatan-kegiatan subjek yang berhubungan dengan masalah penelitian. Sedangkan wawancara terstruktur memungkinkan adanya suatu kontrol dari pembicaraan sesuai dengan isi yang diinginkan peneliti.
Analisa Data : Uji korelasi Spearman. Uji ini dipillih karena desain penelitian korelasional dengan skala ordinal.
"


54. Fatichul Muhtadi

pada : 29 March 2017

"Penelitian kualitatif
Topik kegawatdaruratan dipedesaan
1. Pertanyaan penelitian
Bagaimana fenomena pengalaman perawat pustu dalam melakukan BLS pada ibu bersalin dengan komplikasi?
2. Desain penelitian
Pendekatan fenomenologi
3. Teknik sampling
Non probabilitas sampling karena tidak bermaksud menarik generalisasi atas hasil yang diperoleh tetapi menelusuri secara mendalam dengan accidential sampling pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu yang tidak dirancang pertemuannya terlebih dahulu. Bisa juga pake asumsi klo sudah saturasi tidakada data tambahan walaupun subjek dirambah sampling dihentikan.
4. Pengunpulan data dengan menggunakan interview harus dilakukan sendiri oleh peneliti.
5. Analisis bisa menggunakan friedman tergantung rukukan materi, analisis data dilakukan bersamaan dengan pengumpulan daya."


55. Fatichul Muhtadi

pada : 29 March 2017

"Topik kegawatdaruratan didesa
Penelitian kualitatif
1.pertanyaan penelitian
Bagaimana fenomena pengalaman perawat pustu dalam melakukan bls pada ibu bersalin dengan konolikasi
2. Desain penelitian
Pendekatan fenomenologi
3. Sampling
Non probabillitas sampling, accidential sampling. Peneliti tidak bermaksud menarik generalisasi atas hasil yang diperoleh, dengan pertimbangan tertentu yang tidak dirancang. Bisa juga pake asumsi klo sudah saturasi sampling dihentikan.
4. Pengumpulan data
Interview harus dilakukan sendiri oleh peneliti.
5. Analis data
Bisa menggunakan friedman tergantung rukukan teorinya. Biasanya dilakukan bersamaan dengan pengumpulan data."


56. Heny SulistyariniAJ

pada : 29 March 2017

"Heny Sulistyarini Aj 1 /40/13161112340
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN PADA MASA KEHAMILAN

Penelitian kuantitatif
Topik no 4 :Budaya dan kehamilan
1. Pertanyaan penelitian :Apakah budaya setempat tentang pola makan berpengaruh pada perkembangan janin di masa kehamilan.
2. Desain penelitian : causal,dengan jenis rancangan quasi exsperimemtal (dengan satu kelompok dilakukan intervensi sesuai dengan metode yang dikehendaki,kelompok lainnya dilakukan seperti biasa)
3. Teknik sampling : purposive sampling,yaitu suatu teknik penetapan sampling dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti.
4. Pengumpulan data: dengan cara wawancara dan observasi dimana instrument observasi menggunakan checklists.
5. Analisis data : menggunakan uji korelasi dari Pearson.
6. Alasan pemilihan ‘: membuktikan bahwa pola makan pada ibu hamil yang mengikuti budaya akan berpengaruh pada perkembangan janin.
"


57. DWI HARTINIAJ

pada : 29 March 2017

"Nama : DWI HARTINI
NIM : 131611123021
KELAS : AJ1 /B19
Topik : Pelayanan Prima di Rumah Sakit ( A .6)
Jenis penelitian : Kualitatif
Pertanyaan : Bagaimana peran serta petugas pelayanan dalam upaya meningkatakan kualitas pelayanan prima Di instansi Rumah sakit
Desain Penelitian : Deskriptif
Desain ini dipilih karena peneliti ingin menyajikan hasil penelitian secara naratif mengenai persepsi subjektif dan memaparkan hasil penelitian sesuai dengan data aktual
Teknik sampling : Probability sampling (random sampling)
Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan metode probability sampling yaitu suatu teknik penarikan sampel yang memberikan kesempatan yang sama pada setiap anggota populasi untuk terpilih menjadi sampel
Teknik pengambilan data : Wawancara dan observasi
Wawancara dipilih untuk pengambilan data dari partisipan, kemudian peneliti melakukan observasi untuk menilai tindakan yang telah dilakukan partisipan/informan pada hasil wawancara . serta mengumpulkan data dari partisipan menganalisa data secara induktif mulai dari tema-tema yang khusus ke tema umum .
Analisa Data : menggunakan multivariate dan korelasi. Peneliti mengkaji hubungan yang mungkin antar variabel atau penelitian yang bertujuan mencari hubungan antara variabel
Alasan pengambilan data : untuk mengetahui peran serta petugas pelayanan dalam upaya meningkatkan pelayanan prima di Instansi Rumah Sakit

Topik : Pelayanan prima di Rumah Sakit
Jenis penelitian : Kuantitatif
Pertanyaan : Adakah pengaruh penerapan pelayanan prima perawat terhadap tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit X
Desain Penelitian : korelasi hubungan
Penelitiam ini dilakukan dengan mencari hubungan antara variabel penerapan pelayanan prima dengan variabel tingkat kepuasan pasien
Teknik sampling : non probability sampling (Accidental sampling)
Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan mengambil pasien yang dirawat diruang rawat inap sebagai sampel
Teknik pengambilan data : Kuesioner
Analisis data : uji korelasi spearman dengan SPSS
Alasan pengambilan data : ingin mengetahui sikap kepedulian perawat kepada pasien dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk mewujudkan kepuasan pasien agar terciptanya pelayanan yang prima"


58. Anggar Dwi Untari

pada : 29 March 2017

"Nama : Anggar Dwi Untari
NIM : 131611123004
Kelas : B19/AJ1
Topik 4: Budaya dan Kehamilan
Jenis Penelitian : Kualitatif
1.Pertanyaan Penelitian : Bagaimana praktik budaya dalam kehamilan, persalinan dan nifas pada suku dayak sanggau?
2.Desain Penelitian : deskriptif dengan pendekatan kualitatif
3.Teknik sampling: purposive sampling karena dibutuhkan sampel yang sesuai kriteria tertentu yang dapat memberikan informasi menurut tujuan penelitian
4.Teknik pengambilan data : wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah dan observasi
5.Analisis data : Teknik analisa data menurut Miles dan Huberman dengan 3 teknik yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikkan kesimpulan
"


59. Ezra Ledya Sevtiana Sinaga

pada : 29 March 2017

"Ezra Ledya Sevtiana Sinaga
Topik A : Keluarga dengan poligami
Pertanyaan Penelitian : Bagaimana dampak psikologi istri pertama pada keluarga yang berpoligami di Sumenep?
Desain Penelitian : Kualitatif (case study research)
Teknik Sampling : Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probability Sampling dengan purposive sampling, karena memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki misalnya ibu-ibu dengan status istri pertama pada keluarga dengan poligami
Teknik Pengambilan Data : Teknik pengambilan data yang dilakukan adalah observasi dan wawancara mendalam. Observasi dilakukan dengan cara pengamatan langsung di tempat penelitian, melalui tindakan yang dilakukan istri pertama dan sikap suami terhadap istrinya, (perwakilan keluarga besar, perwakilan staff kelembagaan yang menangani pernikahan, perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama didaerah tempat penelitian. Wawancara dilakukan dengan teknik open-ended (wawancara terbuka) untuk mengetahui lebih mendalam, terbuka dan bebas merespon tentang stress yang dialami dan strategi koping yang dilakukan istri pertama terhadap sikap suami yang berpoligami.
Analisa Data : Analisa data yang dilakukan adalah menurut Miles dan Huberman dengan 3 teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Alasan : Keluarga dengan poligami tidak hanya mempengaruhi psikologis dari anak-anak tetapi juga dari istri pertama. Dimana perlakuan suami yang didapatnya tidak seimbang ketika sebelum memberikan izin untuk berpoligami.

Pertanyaan Penelitian : Bagaimana hubungan kecemasan orangtua dengan peningkatan asupan nutrisi anak penderita diare di RSUD HM Rabain?
Desain Penelitian : Kuantitatif korelasional (Cross sectional), karena ingin meneliti hubungan antara kecemasan orangtua dengan peningkatan asupan nutrisi anak penderita diare di RSUD HM Rabain.
Teknik Sampling : Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probability Sampling dengan purposive Sampling karena memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki misalnya orangtua dengan anaknya penderita diare
Teknik Pengambilan Data : Teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuesioner terstruktur dan hasilnya dianalisis secara statistik.
Analisa Data : Analisa data yang digunakan adalah Uji Spearman Rho karena desain penelitian yang diambil adalah korelasional dengan skala data ordinal.
Alasan : Karena anak dengan diare membutuhkan makanan rendah serat yang terkadang orangtua melupakan asupan terpenting itu akibat kecemasan yang dialami karena mengharuskan anak rawat inap di rumah sakit.

"


60. titah khalimatus s

pada : 29 March 2017

"Penelitian Kuantitatif: A.3: Penggunaan jaminan Nasional (BPJS)
1. Pertanyaan: Bagaimana hubungan antara tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan di Poliklinik RS Muhammadiyah Lamongan?
2. Desain penelitian: Korelasi dengan cara cross sectional. Mengkaji hubungan antar variabel berdasarkan teori yang sudah ada
3. Tehnik sampling yang digunakan: Nonprobability sampling-purposive sampling
Teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel di antara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya
4. Tehnik pengambilan data : Kuisioner
5. Analisis data menggunakan korelasi Spearmen karena yang diukur satu atau dua lebih variabel dan menggunakan skala ordinal berbentuk ranking
6. Alasan dalam pemilihan karena ingin menjelaskan sejauh mana tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan di Poliklinik RS Muhammadiyah Lamongan.
"


61. Lilik Umaroh

pada : 29 March 2017

"Tema: pelayanan prima di Rumah sakit
Penelitihan : Kwantitatif
1.Bagaimana hubungan antara tingkat pendidikan perawat dengan layanan prima yang diberikan rumah sakit?
2.Desain menggunakan korelasional dan rancangan yang digunakan cross sectional Karen ingin meneliti tentang hubungan.
3.Tehnik sampling menggunakan probability stratified random sampling karena akan mengelompokkan sampel berdasarkan tingkat pendidikan perawat.
4.Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner karena menilai layanan prima rumah sakit melalui angket kepuasan pasien
5.Analisa data menggunakan spearman karena desain menggunakan korelasional
"


62. Rifaldi Zulkarnaen

pada : 29 March 2017

"Topik: 3. Penggunaan jaminan kesehatan nasional (BPJS)
Penelitian Kuantitatif
1. Pertanyaan penelitian: apakah ada hubungan antara pengetahuan perawat terhadap kualitas dan kepuasan pelayanan pasien pengguna BPJS PBI ?
2. Desain penelitian: cross sectional
Alasan: karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan perawat terhadap kualitas dan kepuasan pelayanan pasien pengguna BPJS PBI
3. Teknik sampling: purposive sampling
Alasan: karena jumlah populasi harus memiliki riteria inklusi dan ekslusi pada tempat yang akan diteiti .
4. Teknik pengambilan data: kuisioner
5. Analisis data: analisis inferensial / uji signifikansi jenis korelasi pearson karena skala data rasio-interval dan populasi berdistribusi normal.
6. Alasan : pengabilan tema dan masalah penelitian dikarenakan banyaknya ditemukan kepuasan pasien BPJS PBI yang masih kurang baik terhadapat kualitas dan mutu pelayanan perawat.
"


63. Tuti Kurniati

pada : 29 March 2017

"Topik anak berkebutuhan khusus
1.Bagaimana penyesuaian diri ibu terhadap anak balita yang mengalami autis di kota X?
2.Desain penelitian dengan metode kuantitatif yang bersifat deskriftif untuk melihat bagaimana penyesuaian diri ibu yang memiliki anak balita autis
3.Tehnik pengambilan data dengan cara tehnik cluster random sampling pada yayasan-yayasan anak berkebutuhan khusus di kota X kemudian akan diambil secara random 4 yayasan untuk dijadikan sampel penelitian.
4.Cara pengumpulan data dengan alat bantu instrumen skala penyesuaian diri.
5.Tehnik analisa data,menggunakan uji korelasi pearson untuk melihat korelasi antara skor dengan suatu kriteria yang relevan."


64. Muhammad roziqin

pada : 29 March 2017

"AJ1 B19 / 131611123017
Penelitian Kuantitatif
Tema no.2 : Anak berkebutuhan khusus.
1. Pertanyaan penelitian: Bagaimana Penyesuaian diri orang tua yang memiliki anak dengan autism ?
2. Desain penelitian: metode penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif yaitu metode yang menggambarkan dengan sistemik dan akurat fakta dengan tidak bermaksud menjelaskan, menguji hipotesis, membuat prediksi maupun implikasi. Bertujuan menggambarkan suatu fenomena yang terjadi tanpa bermaksud mengambil kesimpulan yang berlaku secara umum
3. Teknik sampling: Cluster random sampling, yaitu pengambilan sampel yang diambil secara acak terhadap kelompok anak – anak berkebutuhan khusus di kota surabaya.
4. Teknik pengambilan data: menggunakan metode skala / skala psikologis
5. Analisis data: analisa statistik berupa statistik deskriptif yaitu penelitian deskriptif yang menyajikan fakta secara sistemis sehingga lebih mudah untuk dipahami

Penelitian Kualitatf
1. Pertanyaan Penelitian : Bagaimana kecemasan orang tua terhadap karir anak berkebutuhan khusus ?
2. Desain Penelitian : Studi kasus yaitu bentuk penelitian yang mendalam tentang suatu aspek lingkungan termasuk manusia didalamnya
3. Teknik Sampling : purposive sampling yaitu peneliti membuat kriteria tertentu pada sampel yang akan diambil
4. Teknik pengambilan data : dengan cara observasi dan wawancara terhadap orang tua yang memiliki anak autis
5. Analisa data : Teknik analisa data mengacu pada konsep miles dan huberman (2007) yaitu model interaktif yang mengklarifikasi analisis data dalam tiga langkah yaitu proses pemilahan (reduksi data), pemusatan perhatian (penyederhanaan), dan pengabstrakan dan setelah itu penyajian data sebagai pengumpulan informasi yang memungkinkan untuk penarikan kesimpulan.
"


65. Robeta Lintang Dwiwardani

pada : 29 March 2017

"Robeta Lintang Dwiwardani/131611123044/B19/AJ1
Topik no. 4: Budaya dan kehamilan
1. Pertanyaan penelitian:
bagaimanakah pengaruh konsumsi rumput fatimah terhadap kekuatan kontraksi uterus pada ibu hamil?
2. Desain:
Menggunakan true experimental yaitu mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol di samping kelompok eksperimental yang dipilih dengan menggunakan teknik acak.
3. Teknik sampling:
Menggunakan simple random sampling dimana setiap elemen diseleksi secara acak.
4. Teknik pengambilan data:
Observasi karena memerlukan suatu pengamatan atau observasi untuk mengetahuinya adanya pengaruh konsumsi rumput fatimah terhadap kejadian antepartum bleeding pada ibu hamil. Sehingga pengukuran tersebut dapat dipergunakan sebagai fakta yang nyata dan akurat dalam membuat suatu kesimpulan.
5. Analisa data:
Menggunakan uji spearman untuk melihat adanya pengaruh konsumsi rumput fatimah terhadap kekuatan kontraksi uterus.
"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :