RR DIAN TRISTIANA


Thing That Never Change is Changes

Prinsip Keperawatan kesehatan jiwa

Prinsip Keperawatan kesehatan jiwa.

Keperawatan kesehatan jiwa merupakan spesialisasi praktek keperawatan mempunyai beberapa prinsip, adalah sebagai berikut :

a) Peran dan fungsi perawat jiwa adalah unik yaitu perawatan yang kompeten.

b) Hubungan yang terapeutik antara perawat dan klien adalah pengalaman belajar bersama untuk memperbaiki emosi klien.

c) Memiliki konseptual model keperawatan kesehatan jiwa antara lain: Psikoanalisis (Freud, Erickson), Interpersonal (Sullivan, Peplau), Sosial (Caplan), Eksistensial (Ellia, Rogers, Suportif terapi (Wermon) dan medikal (Meyer dan Kraeplin).

d) Model stres dan adaptasi  memberikan asumsi bahwa lingkungan secara alami memberikan berbagai strata sosial dimana dalam Keperawatan kesehatan jiwa melalui proses keperawatan memberikan konsep yang jelas.

e) Perawat jiwa harus belajar struktur dan fungsi otak untuk memahami penyebab agar lebih efektif dalam menentukan strategi intervensi pada gangguan jiwa.

f) Keadaan status mental klien dalam keperawatan kesehatan jiwa menggambarkan rentang kehidupan psikologis melalui waktu.

g) Perawat harus peka terhadap sosial budaya klien yang bervariasi sebagai salah satu pengatahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam intervensi keperawatan jiwa.

h) Keadaan lingkungan memberi pengaruh langsung pelayanan keperawatan jiwa.

i) Aspek legal,etika dan profesional dalam praktek keperawatan kesehatan jiwa.

j) Penatalaksanaan proses keperawatan sesuai strandar perawatan.

k) Aktualisasi peran keperawatan kesehatan jiwa melalui penampilan standar profesional.

Peran dan fungsi perawat jiwa dituntut lebih aktif dan profesional untuk melaksanakan pelayanan keperawatan kesehatan jiwa. Pada saat ini pelayanan keperawatan kesehatan jiwa berorientasi pada pelayanan komunitas.Komitmen ini sesuai dengan hasil Konferensi Nasional I Keperawatan jiwa pada bulan Oktober 2004, bahwa pelayanan keperawatan diarahkan pada tindakan preventif dan promotif.Hal ini juga sejalan dengan paradigma sehat yang digariskan WHO dan dijalankan departemen kesehatan RI,bahwa upaya proaktif perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan jiwa.Upaya proaktif ini melibatkan banyak profesi termasuk psikiater dan perawat.Penanganan kesehatan jiwa bergeser pada upaya kuratif/perawatan rumah sakit menjadi perawatan kesehatan jiwa masyarakat.Pusat kesehatan jiwa masyarakat akan memberikan pelayanan dirumah berdasarkan wilayah kerjanya,diharapkan pasien dekat dengan keluarganya sebagai sistem pendukung yang dapat membantu pasien mandiri dan boleh berfungsi sebagai individu yang berguna.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :