RR DIAN TRISTIANA


Thing That Never Change is Changes

Kontrol Diri yang Baik pada Pasien Diabetes mellitus tipe 2 berkaitan dengan kepatuhan dalam pengobatan

      Kontrol diri yang rendah berhubungan dengan penurunan tingkat kepatuhan terhadap aktivitas dan diet (Hagger et al, 2013). Hasil penelitian Basyiroh (2011) menunjukkan bahwa pasien dengan kontrol diri yang baik cenderung lebih mampu mematuhi pengobatan.

Averill dan Smet (1994) dalam Sarafino (1990) mengungkapkan beberapa aspek yang terdapat dalam kontrol diri seseorang, antara lain:

1) Aspek kontrol perilaku (behavioral control) yaitu kemampuan mengontrol perilaku yang merupakan kesiapan atau terjadinya respons yang dapat secara langsung mempengaruhi atau memodifikasi keadaan yang tidak menyenangkan;

2) Aspek kontrol stimulus (cognitive control), kemampuan untuk menggunakan proses dan strategi yang sudah dipikirkan untuk mengubah pengaruh stressor,

3) Aspek kontrol peristiwa (informational control), kemampuan untuk  mendapatkan informasi mengenai kejadian yang tidak dikehendaki, alasan  peristiwa tersebut terjadi, perkiraan peristiwa selanjutnya yang akan  terjadi, konsekuensi yang akan diterima terkait dengan kejadian tersebut,

4) Aspek kontrol retrospektif (retrospection control), keyakinan tentang  apa dan siapa yang akan menyebabkan peristiwa yang penuh dengan stress setelah hal itu terjadi, kemampuan  individu untuk mengolah informasi  yang tidak diinginkan dengan  cara menginterpretasi, menilai atau  menggabungkan suatu kejadian dalam suatu kerangka kognitif sebagai adaptasi psikologis untuk mengurangi tekanan,

5) Aspek kontrol keputusan (decision control), kemampuan mengambil keputusan adalah kemampuan individu untuk memilih hasil atau tindakan berdasarkan keyakinannya.

 

hasil penelitian tentang kontrol diri pasien DM tipe 2 bisa dilihat di halaman blogroll: google scholar penulis

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :